"Tidak ada tanda-tanda kerusakan berdasarkan keterangan pemilik," kata Aliet, (6/4/26) menukil Kompas.com.
Sebelum terbakar, korban sempat mengisi BBM jenis Pertalite senilai Rp 200.000 di SPBU Silayur.
Setelah itu, korban melanjutkan perjalanan, dan dimulailah petaka kebakaran tersebut.
Baru beberapa meter setelah keluar dari SPBU, tiba-tiba terdengar suara letupan dari bagian kap mesin.
"Dan sesaat kemudian saksi melihat api dari bagian kap mesin," ungkapnya.
Mengetahui hal tersebut, pengemudi langsung menghentikan mobil dan keluar bersama seorang penumpang bernama Murni untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga: Posisi di Bengkel Medan, Hyundai IONIQ 5 N Seharga Rp 1,3 Miliar Jadi Bangkai
"Keduanya langsung keluar dari mobil dan menjauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," lanjutnya.
Belakangan diketahui, Toyota Avanza tersebut diketahui baru dibeli sekitar satu bulan lalu.
Pemilik juga sempat menyampaikan sistem pendingin udara (AC) sebelumnya mengalami kerusakan, namun telah diperbaiki sebelum digunakan kembali.
"Namun karena AC sudah diperbaiki dan tidak ada masalah, berani mengendarai mobil yang terbakar tersebut," kata Aliet.
Hingga kini belum diketahui pasti penyebab terbakarnya Toyota Avanza tersebut, karena masih dalam penyelidikan Polisi.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR