GridOto.com - Hidraulis pintu bagasi di mobil bekas kesayangan kalian bermasalah usai mudik Lebaran? Ini dua penyebabnya.
Yap, umumnya pintu belakang atau pintu bagasi mobil menggunakan sistem hidraulis yang ditempatkan di samping.
Hidraulis ini akan membuka dan menahan pintu bagasi secara terus menerus agar pintu tetap terbuka.
Walau hanya bertugas menahan pintu mobil, sistem hidraulis ini suatu waktu bisa mengalami kerusakan.
sistem hidraulis yang rusak ini akan membuat pintu tidak bisa tertahan dengan baik.
Masalah pada komponen ini bisa dilihat dari dua tanda yang muncul dan dirasakan oleh pemilik mobil.
1. Pintu Bagasi Turun
Kerusakan yang kedua yang bisa menjadi tanda-tanda hidraulis harus ganti baru adalah pintu bagasi tersebut.
"Pintu bagasi biasanya tidak bisa tertahan akibat komponen hidraulis rusak," sebut Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77 di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Pintu bagasi akan cenderung turun bila dibuka karena hidraulis tidak mampu menopang secara sempurna.
Agar tidak membahayakan segera ganti hidraulis dengan yang baru.
"Kalau bisa gunakan komponen asli agar durability-nya lebih lama," tambah Kode, panggilannya.
2. Oli Hidraulis yang Keluar
Karena menggunakan sistem hidraulis maka di dalamnya terdapat oli.
"Oli di dalam hidraulis ini yang membuat komponen ini bekerja," sebut Kode.
"Kalau hidraulis ini sudah mulai bermasalah biasanya ada oli yang merembes keluar," tambahnya.
Oli yang keluar ini diakibatkan seal hidraulis yang bocor karena sobek atau getas.
Kalau sudah terlihat ada oli, ada baiknya ganti hidraulis pintu bagasi dengan yang baru.
Itulah dua penyebab hidraulis pintu bagasi mobil bekas bermasalah usai mudik.
Baca Juga: Ini Dampak Kabel Massa Aki Di Mobil Bekas Kesayangan Jarang Dirawat
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR