GridOto.com - Jangan hanya ketebalan kampas rem saja yang diperhatikan, ketebalan cakram atau piringan rem motor juga jangan luput dari perhatian.
Pasalnya seiring dengan pemakaian, cakram di motor juga akan mengalami keausan.
Maklum, saat bekerja kampas dan cakram rem terus bergesekan untuk memperlambat laju motor.
"Piringan atau cakram kalau memang sudah tipis sebaiknya diganti," buka Dominique, mekanik bengkel KIA kepada GridOto saat ditemui beberapa waktu yang lalu (03/26).
Baca Juga: Pemilik Wajib Tahu, Beberapa Penyebab Kaliper Rem Mobil Macet
Selain rawan patah, piringan atau cakram yang tipis membuat suhu rem motor jadi lebih tinggi dan rawan memunculkan masalah.
"Apalagi, kalau lagi jalan jauh dan kampas rem sudah tipis," ungkap Dominique.
"Gesekan kedua part tadi akan menimbulkan panas dan membuat piston (di kaliper rem) jadi memuai," tambahnya.
Efeknya rem cakram motor macet tidak dapat dihindari.
Baca Juga: Penyebab Rem Mobil Bunyi Saat Digunakan! Ini yang Sering Terjadi
"Bahkan di bengkel pernah ada motor yang ngerem mendadak meski tuas tidak ditekan," kata Domin.
"Setelah dicek ternyata pistonnya muai karena kondisi cakram dan kampas rem sudah mulai tipis," tuturnya saat ditemui di Jalan Kalimanggis Raya, Bekasi, Jawa Barat.
Setiap cakram atau piringan itu biasanya mempunyai batas ketebalan.
Batas ketebalan ini tertulis di badan cakram atau piringan berupa tulisan Min. Th atau minimum thickness.
Umumnya ketebalan minimal piringan atau cakram motor matic pada 3 mm atau 3,5 mm.
Jadi jangan cuma cek ketebalan kampas remnya saja, cek juga ketebalan cakram jika motor kalian sudah lebih dari 3 tahun pemakaian.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR