GridOto.com - Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Sejumlah negara di Asia Tenggara bahkan sudah mulai merasakan dampaknya, dengan pemerintah masing-masing melakukan penyesuaian harga BBM akibat tekanan dari harga minyak dunia.
Ketegangan yang melibatkan Iran, Israel, hingga keterlibatan Amerika Serikat membuat pasar energi global bergerak fluktuatif dan memicu kekhawatiran soal ketahanan pasokan.
Meski begitu, PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan energi nasional, baik BBM maupun LPG, masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan energi di tengah dinamika global.
“Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina telah menjalankan rencana mitigasi dan contingency plan, supaya pasokan energi tetap berjalan dengan baik,” ujar Baron dalam keterangan tertulis.
Salah satu faktor yang membuat pasokan energi nasional tetap terjaga adalah strategi diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM.
Dengan strategi ini, Indonesia tidak bergantung pada satu kawasan tertentu, sehingga gangguan geopolitik di wilayah tertentu tidak langsung berdampak pada pasokan energi nasional.
Sementara Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa pengadaan energi Indonesia berasal dari berbagai wilayah dunia.
Baca Juga: Harga BBM di ASEAN Makin Mahal, Indonesia Masih Masuk yang Termurah?
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR