GridOto.com - Yamaha akhirnya resmi memboyong Aerox ke ranah kendaraan listrik (EV).
Dilabeli dengan nama Yamaha Aerox E, motor ini telah menyapa publik di India dengan mempertahankan siluet tajam dan bodi berotot yang selama ini menjadi ciri khas Aerox 155.
Sayangnya, desain yang diusung justru mengambil basis garis desain Aerox generasi sebelumnya, bukan bentuk Aerox Alpha terbaru.
Meski tampilannya "nostalgia", urusan dapur pacu listriknya tidak bisa diremehkan.
Yamaha Aerox E dibekali motor penggerak dengan tenaga puncak mencapai 9,4 kW atau setara 12,6 HP.
Jika dibandingkan secara head-to-head soal tenaga murni, memang varian listrik ini sedikit tertinggal dari Aerox Alpha bensin yang punya daya 15,15 HP.
Namun jangan tanya soal torsinya, karena Aerox E punya torsi lebih monster dengan angka yang diklaim sebesar 48 Nm.
Angka yang bahkan dua kali lipat dari torsi Yamaha R25 bermesin 250 cc yang "cuma" 22,5 Nm.
Baca Juga: Yamaha Aerox SP 2026 Resmi Dirilis di Thailand, Apa Bedanya dengan Versi Indonesia?
Apalagi kalau dibandingkan dengan Aerox konvensional yang cuma 14,2 Nm, maka Aerox E jelas jauh lebih digdaya soal akselerasi.
Sebagai motor listrik, urusan daya jelajah Aerox E juga dipikirkan dengan matang.
Motor ini menggendong dua buah baterai dengan total kapasitas 6 kWh.
Sistem baterainya dibuat removable alias bisa dilepas-pasang, sehingga memudahkan pemiliknya saat ingin mengisi daya di dalam rumah atau kantor.
Dengan kondisi baterai penuh, Yamaha mengklaim Aerox E sanggup diajak berkeliling hingga jarak 106 km.
Pengendara juga diberikan fleksibilitas lewat tiga mode berkendara, yakni Eco untuk hemat daya, Standard untuk harian, dan Power saat ingin merasakan performa maksimalnya.
Fitur-fitur canggih khas Yamaha tetap hadir mengisi area kokpit, mulai dari layar instrumen TFT 5 inci yang modern, konektivitas Y-Connect, hingga sistem Smart Key.
Urusan keselamatan pun tetap jadi prioritas dengan hadirnya rem ABS dan Traction Control System (TCS) untuk menjaga ban tidak selip saat menerima torsi besarnya.
Meski sudah dipamerkan, Yamaha India belum resmi menjual motor ini.
Namun jika mengutip Rushlane.com, kabarnya motor ini akan dilaunching di kuartal pertama tahun ini.
Kalau nanti masuk ke Indonesia, kira-kira Sobat tertarik pindah ke motor listrik atau tetap pilih Aerox bensin nih?
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR