Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Motor Pemudik Digotong dari Hutan Pemalang, Niat Pangkas Rute Berakhir Menegangkan

Ferdian - Selasa, 24 Maret 2026 | 10:35 WIB
Pemudik sekeluarga nyasar di hutan Pemalang, niat cari jalur alternatif berujung apes
Istimewa/Kompas.com
Pemudik sekeluarga nyasar di hutan Pemalang, niat cari jalur alternatif berujung apes

GridOto.com - Berbagai cerita dan pengalaman unik dialami para pemudik selama Libur Lebaran ini.

Salah satunya dialami Arif Irawan (37) bersama istri dan anaknya yang mengalami hal menegangkan.

Yap, mereka tersesat di kawasan hutan Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada malam hari.

Peristiwa ini terjadi usai Arif nekat mengikuti jalur alternatif yang direkomendasikan aplikasi peta demi memangkas waktu tempuh menuju Kabupaten Pekalongan.

Kapolsek Bodeh Iptu Santosa mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari pemudik yang mengalami kesulitan di tengah hutan.

“Awal diketahui, pemudik itu meminta bantuan call center 110 dan kami pun langsung bergegas mendatangi lokasi untuk mengevakuasi saudara Arif bersama istri dan anaknya,” kata Santosa melansir TribunJateng (23/3/2026).

Setelah ditemukan, Arif dan keluarganya langsung dibawa ke rumah perangkat desa setempat untuk beristirahat.

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Motor yang digunakan korban sempat tertinggal di lokasi karena kondisi jalan yang sulit dilalui.

Baca Juga: Mudik Lebaran Anti Nyasar, Kenali Fungsi Marka Kuning di Jalan Nasional

“Personil Polsek Bodeh bersama warga mengevakuasi sepeda motor milik saudara Arif yang masih berada di kawasan hutan, mengingat kondisi jalan yang berlumpur karena selesai hujan,” katanya.

Setelah kondisi membaik, Arif dan keluarga kemudian diantar oleh polisi hingga sampai ke tujuan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Arif menjelaskan bahwa awalnya ia telah mengetahui rute utama menuju Pekalongan melalui jalur provinsi dari pertigaan Kecamatan Bantarbolang.

Namun, ia tergoda menggunakan jalur alternatif yang ditampilkan aplikasi peta karena dianggap lebih cepat.

“Namun saat mengecek lewat aplikasi peta, kami tertarik untuk menggunakan jalur lainnya melalui jalan Desa Pabuaran, Kecamatan Bantarbolang, untuk memangkas jarak sekitar 4 kilometer,” ujar Arif.

Setelah sempat beristirahat dan menunaikan ibadah di Desa Pabuaran, Arif melanjutkan perjalanan melalui jalur tersebut hingga memasuki kawasan hutan dan perbukitan.

“Namun ketika akan memutar balik, tiba-tiba hujan turun sehingga  motor selip dan terjebak pada jalan yang berlumpur,” ungkap Arif.

Baca Juga: Tangis Histeris Deni Pemudik Motor, Dikabari Ibu Meninggal Saat Antre di Pelabuhan Ciwandan

Dalam kondisi terjebak di tengah hutan, Arif akhirnya mencoba menghubungi layanan darurat kepolisian.

“Ada sinyal telepon meskipun kami berada di kawasan hutan, selanjutnya kami hubungi Call Center 110 untuk meminta bantuan,” katanya.

Respons cepat dari pihak kepolisian akhirnya menyelamatkan Arif dan keluarganya dari situasi berbahaya tersebut.

Editor : Hendra

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa