GridOto.com- Dipastikan penggunaan mobil listrik atau electric vehicle saat mudik Lebaran tahun ini meningkatkan.
Karenanya, perluasan infrastruktur pengisian daya didorong PT PLN (Persero) bersama berbagai mitra.
Masih banyak pengguna yang belum memahami perbedaan jenis charging station yang tersedia serta kesesuaiannya dengan kapasitas baterai kendaraan.
Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN menyampaikan pihaknya tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur.
Akan tetapi pada edukasi masyarakat mengenai cara penggunaan yang tepat.
“Dengan memahami jenis charging station yang tersedia, pengguna dapat mengoptimalkan proses pengisian daya sesuai kebutuhan mobilitas mereka,” ujar Gregorius.
Seperti diketahui umumnya kapasitas baterai mobil EV yang beredar di Indonesia berkisar antara 17 Kwh hingga 100 Kwh
Sebagai contoh Hyundai Ioniq 6 Signature Long Range memiliki kapasitas baterai 77,4 Kwh dan mampu memiliki daya jelajah 519 km ke atas.
Atau Wuling Air EV Lite yang memiliki kapasitas baterai 17,3 Kwh.
Secara umum, menurut Gregorius terdapat empat jenis charging station yang dapat digunakan oleh kendaraan listrik sesuai dengan kapasitas daya dan kebutuhan pengisian baterai.
Baca Juga: Mudik Tenang Naik Mobil Listrik, Ini Daftar Lokasi SPKLU AC dan DC di Tol Trans Jawa
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR