Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ingat, Enggak Perlu Buka Kap Mesin Segala Saat Istirahat di Rest Area

Irsyaad W - Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB
ILUSTRASI. Buka kap mesin mobil
Hendra
ILUSTRASI. Buka kap mesin mobil

GridOto.com - Pengemudi ingat, enggak perlu buka kap mesin segala saat istirahat di rest area jika mobil kalian dalam keadaan normal.

Karena rata-rata mobil modern, sistem pendingin sudah dirancang agar mesin tetap berada pada suhu kerja ideal.

Komponen seperti radiator, kipas pendingin, thermostat dan coolant bekerja secara otomatis mengatur temperatur mesin.

Selama sistem ini berfungsi normal, mesin tidak perlu 'diistirahatkan' dengan membuka kap mesin setiap berhenti.

Muchlis, pemilik bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan membuka kap mesin dan mengistirahatkan mesin di rest area tak perlu dilakukan oleh pemudik.

"Bila tujuannya untuk mencegah overheating atau menjaga komponen mesin awet dan tetap prima, buka kap mesin di rest area bukan solusi," ucap Muchlis, (11/3/26) mengutip Kompas.com.

Tanpa sistem pendingin yang baik, membuka kap mesin percuma dilakukan karena overheating tetap akan terjadi.

Baca Juga: Ngantuk Jangan Dipaksa, Ini Daftar Rest Area Berstandar Tinggi yang Cocok Buat Istirahat

Sebaliknya, dengan sistem pendinginan yang baik mobil tak butuh diistirahatkan sejenak di tengah perjalanan.

Membuka kap mesin diharapkan bisa membantu mempercepat pelepasan panas setelah perjalanan jauh, terutama jika mobil baru saja melewati kemacetan panjang atau jalan menanjak.

Ketika kap mesin dibuka, panas yang terperangkap di ruang mesin bisa keluar lebih cepat.

Hal ini biasanya dilakukan ketika pengemudi merasa suhu mesin cukup tinggi, misalnya setelah perjalanan panjang tanpa henti.

Membuka kap mesin selama beberapa menit dapat membantu menurunkan temperatur komponen seperti radiator, selang pendingin, dan mesin.

"Bila sistem pendingin normal, hal itu tak perlu dilakukan, kecuali ada indikasi mesin panas tinggi, membuka kap mesin tetap diperlukan untuk tujuan pemeriksaan," ucap Muchlis.

Meski begitu, pengemudi tidak boleh langsung membuka tutup radiator saat mesin masih panas.

Baca Juga: Coba Istirahatkan Dulu, Ini Hal Sepele Penyebab Mobil Matik Susah Nanjak

Tekanan pada sistem pendingin bisa sangat tinggi dan berpotensi menyebabkan semburan air panas yang berbahaya.

Jika mobil dalam kondisi sehat, mesin sebenarnya tidak memerlukan pendinginan tambahan dengan membuka kap mesin setiap berhenti. Hal ini lebih bersifat opsional daripada keharusan.

Sebaliknya, yang lebih penting adalah memastikan sistem pendingin mobil bekerja dengan baik sebelum perjalanan jauh.

Pemeriksaan coolant, radiator, kipas pendingin, serta selang-selang radiator sangat disarankan.

Jadi, membuka kap mesin saat berhenti di rest area boleh saja dilakukan, tetapi bukan keharusan jika mobil dalam kondisi normal.

Terpenting, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mudik dan beri jeda istirahat secara berkala selama perjalanan, terutama saat musim mudik Lebaran

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa