Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tarif Naik Rp 33.000 Jelang Lebaran 2026, Ini Tiga Pemilik Tol Semarang-Batang

Irsyaad W - Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:00 WIB
Gerbang tol KIT Batang
Dok. Jasamarga Semarang Batang
Gerbang tol KIT Batang

GridOto.com - Tarif tol Semarang-Batang naik Rp 33.000 jelang lebaran 2026.

Kenaikan tarif ini resmi berlaku sejak 7 Maret 2026 kemarin, berdasar Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18 KPTS/M/2026 yang ditetapkan pada 7 Januari 2026.

Tarif Tol Semarang Batang mengalami kenaikan untuk seluruh golongan kendaraan.

Untuk kendaraan golongan I dengan rute Batang/Pasekaran menuju Kalikangkung/Semarang, tarif kini menjadi Rp 144.500 dari sebelumnya Rp 111.500.

Artinya, terjadi kenaikan tarif Tol Semarang Batang sebesar Rp 33.000 atau sekitar 29,6 persen.

Sementara itu, tarif kendaraan golongan II dan III pada rute yang sama juga mengalami penyesuaian.

Tarif yang sebelumnya Rp 167.500 kini menjadi Rp 216.500, atau naik Rp 49.000 setara sekitar 29,3 persen.

Baca Juga: Makin Mahal, Tarif Tol Semarang-Batang Naik Jadi Segini Jelang Mudik Lebaran 2026

Adapun untuk kendaraan golongan IV dan V, tarif meningkat dari Rp 223.000 menjadi Rp 289.000. Dengan demikian, kenaikannya mencapai Rp 66.000 atau sekitar 29,6 persen.

Untuk diketahui, operator sekaligus pemilik Tol Semarang-Batang adalah PT Jasamarga Semarang Batang, anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Dikutip dari laman resmi perusahaan, Jasa Marga menggenggam saham paling banyak di tol sepanjang 75 kilometer ini, yakni sebesar 44,18 persen.

Pemegang saham terbesar di PT Jasamarga Semarang Batang adalah Kings Bless Limited atau KBL sebanyak 39,77 persen.

KBL adalah perusahaan yang berbasis di Hong Kong dan merupakan anak usaha dari Road King Infrastructure Limited (Road King Expressway), sebuah perusahaan investasi properti dan infrastruktur.

Perusahaan Hong Kong ini membeli saham PT Jasamarga Semarang Batang dari Waskita Karya yang melakukan divestasi asetnya pada 2022.

Pemegang saham saham ketiga di PT Jasamarga Semarang Batang yakni PT Lintas Marga Jawa dengan porsi kepemilikan 16,05 persen.

Baca Juga: Update Tarif Tol Semarang-Batang Terbaru, dari Batang ke Kalikangkung Bayar Segini

Perusahaan ini juga tercatat memiliki saham di PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri.

Sebagai info, Tol Batang-Semarang beroperasi mulai dari Gerbang Tol Kandeman sampai dengan Gerbang Tol Kalikangkung sejak 21 Desember 2018.

Tol Batang-Semarang dibangun dengan struktur perkerasan beton atau rigid pavement dengan dua lajur untuk masing-masing arah.

Jalan tol ini memiliki 4 rest area, terdiri dari 3 rest area tipe A dan 1 rest area tipe B.

Rest area tipe A adalah rest area dengan fasilitas masjid, toilet, rumah makan, SPBU dan area parkir yang dapat menampung minimal 100 kendaraan.

Sedangkan rest area tipe B merupakan rest area yang lebih kecil dilengkapi dengan musholla, toilet, pujasera dan area parkir minimal untuk 25 kendaraan.

Rest area tersebut terdapat pada KM 379A (tipe A), KM 391A (tipe B), KM 389B (tipe A) dan KM 360B (tipe A).

Ada empat gerbang tol (GT) di Tol Semarang-Batang antara lain SS Krapyak, SS Kendal Kaliwungu, SS Weleri, KIT Batang dan SS Kandeman.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa