GridOto.com - Komponen pengisian alternator jarang pemilik mobil yang memperhatikannya.
Padahal, alternator ini menjadi sumber pembangkit arus listrik untuk mengisi daya ke aki agar semua kelistrikan tetap berjalan dengan baik.
Komponen ini juga bertanggung jawab atas tekor tidaknya aki mobil.
Alternator atau bahasa bengkel dinamo ampere ini sangat mungkin mengalami kerusakan sehingga butuh perbaikan.
Ada beberapa tanda-tanda yang bisa kita pahami saat alternator ini mulai atau sudah mengalamu kerusakan.
Baca Juga: Cek Kondisi Aki Mobil Sebelum Mudik Lebaran, Lakukan Hal ini
"Gejala paling umum yaitu aki mobil tekor walau kondisinya masih bagus, sudah pasti sumbernya alternator," buka Andy dari bengkel Honda Clinic di Pondok Kopi, Jakarta Timur.
"Aki yang tekor ini dikarenakan tidak ada pengisian dari alternator sehingga perlahan-lahan voltese aki menurun," jelasnya.
Jika sampai voltase aki mengalami gangguan, kinerja seperti power window, head unit dan lain-lainnya yang membutuhkan arus listrik konstan akan terganggu.
Selain aki yang tekor, alternator yang rusak juga bisa mengalami lonjakan arus listrik di atas normal.
Secara informasi, dalam keadaan normal, arus listrik yang dihasilkan alternator menuju aki sekitar 13,5-14,7 volt.
Baca Juga: Alternator Rusak Bikin Aki Mobil juga Ikutan Rusak, Ini Penjelasannya
Alternator yang rusak bisa mengisi arus listrik ke aki lebih dari 15 volt.
"Kelebihan arus listrik juga membuat cell-cell di aki menjadi cepat rusak, engak boleh," bebernya lagi.
Itulah beberapa tanda alternator mobil mengalami kerusakan.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR