GridOto.com - Tarif tol Semarang-Batang makin mahal. Karena mengalami kenaikan jelang mudik lebaran 2026 ini.
Terpantau kenaikan tarif tol Semarang-Batang dimulai sejak pukul 00:00 WIB, (7/3/26) kemarin.
Perubahan tarif Tol Semarang Batang terbaru ini berlaku untuk seluruh golongan kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut.
Penyesuaian tarif tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18 KPTS/M/2026 tertanggal 7 Januari 2026 tentang penetapan golongan jenis kendaraan bermotor dan penyesuaian tarif pada ruas tol tersebut.
Informasi mengenai tarif Tol Semarang Batang naik juga disampaikan oleh PT Jasamarga Semarang Batang melalui akun Instagram resmi mereka, @official.jsb_, (8/3/26).
Dalam pengumumannya, perusahaan menjelaskan perubahan tarif dilakukan sebagai tindak lanjut dari keputusan pemerintah terkait pengaturan golongan kendaraan sekaligus penyesuaian tarif pada ruas Tol Semarang Batang.
"Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada pengguna jalan, kami sampaikan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18 KPTS/M/2026 tanggal 7 Januari 2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Semarang–Batang, akan diberlakukan penyesuaian tarif di Ruas Tol Semarang–Batang," tulis pengumuman tersebut disitat dari Kompas.com.
Baca Juga: Berangkat Mudik Lebaran 2026 di Tanggal Segini Saja, Ada Diskon Tarif Tol 30 Persen
PT Jasamarga Semarang Batang menyampaikan penyesuaian tarif Tol Semarang-Batang pada 2026 tidak termasuk dalam skema penyesuaian tarif reguler.
Dengan demikian, tarif Tol Semarang Batang naik tahun ini tidak semata-mata mengikuti mekanisme penyesuaian rutin yang biasanya didasarkan pada tingkat inflasi tahunan.
Sebaliknya, penetapan tarif Tol Semarang-Batang terbaru dilakukan setelah melalui kajian kelayakan investasi serta evaluasi terhadap rencana usaha pada ruas tol tersebut.
Meski demikian, perusahaan menegaskan proses penetapan tarif tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk ruas Tol Semarang-Batang.
Dilansir dari akun resmi Instagram Jasamarga Semarang Batang, official.jsb_, rincian tarif Tol Semarang-Batang terbaru golongan I per 7 Maret 2026 sebagai berikut:
A. Dari Gerbang Tol Batang / Pasekaran
Batang/Pasekaran – Kandeman: Rp 6.000
Batang/Pasekaran – KIT Batang: Rp 51.000
Batang/Pasekaran – Weleri: Rp 76.000
Batang/Pasekaran – Kendal: Rp 97.000
Batang/Pasekaran – Kaliwungu: Rp 123.000
Batang/Pasekaran – Kalikangkung: Rp 144.500
B. Dari Gerbang Tol Kandeman
Kandeman – Batang/Pasekaran: Rp 6.000
Kandeman – KIT Batang: Rp 45.000
Kandeman – Weleri: Rp 69.500
Kandeman – Kendal: Rp 91.000
Kandeman – Kaliwungu: Rp 117.000
Kandeman – Kalikangkung: Rp 138.000
Baca Juga: Lengkap, Diskon Tarif 30 Persen Mudik Lebaran Berlaku di 26 Ruas Jalan Tol Ini
C. Dari Gerbang Tol KIT Batang
KIT Batang – Weleri: Rp 24.500
KIT Batang – Kandeman: Rp 45.000
KIT Batang – Kendal: Rp 46.000
KIT Batang – Batang/Pasekaran: Rp 51.000
KIT Batang – Kaliwungu: Rp 72.000
KIT Batang – Kalikangkung: Rp 93.500
D. Dari Gerbang Tol Weleri
Weleri – Kendal: Rp 21.000
Weleri – KIT Batang: Rp 24.500
Weleri – Kaliwungu: Rp 47.000
Weleri – Kalikangkung: Rp 68.500
Weleri – Kandeman: Rp 69.500
Weleri – Batang/Pasekaran: Rp 76.000
E. Dari Gerbang Tol Kendal
Kendal – Weleri: Rp 21.000
Kendal – Kaliwungu: Rp 26.000
Kendal – KIT Batang: Rp 46.000
Kendal – Kalikangkung: Rp 47.500
Kendal – Kandeman: Rp 91.000
Kendal – Batang/Pasekaran: Rp 97.000
F. Dari Gerbang Tol Kaliwungu
Kaliwungu – Kalikangkung: Rp 21.500
Kaliwungu – Kendal: Rp 26.000
Kaliwungu – Weleri: Rp 47.000
Kaliwungu – KIT Batang: Rp 72.000
Kaliwungu – Kandeman: Rp 117.000
Kaliwungu – Batang/Pasekaran: Rp 123.000
G. Dari Gerbang Tol Kalikangkung
Kalikangkung – Kaliwungu: Rp 21.500
Kalikangkung – Kendal: Rp 47.500
Kalikangkung – Weleri: Rp 68.500
Kalikangkung – KIT Batang: Rp 93.500
Kalikangkung – Kandeman: Rp 138.000
Kalikangkung – Batang/Pasekaran: Rp 144.500
Dengan perubahan ini, pengguna jalan perlu memperhatikan kembali tarif Tol Semarang Batang terbaru agar saldo uang elektronik tetap mencukupi saat melintas.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR