GridOto.com - Honda City Hatchback RS telah dipastikan setop produksi dan penjualannya hanya tinggal menghabiskan stok.
Hatchback yang saat ini dibanderol mulai dari Rp 384,5 juta tersebut bakal segera pamit setelah persediaan di dealer habis.
Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT Honda Prospect Motor, menyebut kalau keputusan ini didasari oleh perubahan tren otomotif di Indonesia.
“Ya karena demand-nya hatchback memang sekarang berkurang, tapi kalau teman-teman mau cari masih ada di dealer,” jelasnya.
Memang menurunnya demand hatchback juga diikuti dengan semakin populernya Small SUV.
Baca Juga: Prelude Laris Manis, Honda Prospect Motor Minta Tambahan Alokasi Unit ke Pusat
Namun di sisi lain, hatchback elektrifikasi juga ikut terkerek, dengan model seperti Cloud EV sampai AION UT jadi dua mobil listrik.
Mungkin saja, naiknya pamor hatchback listrik bisa buka jalan untuk hadirnya hatchback hybrid seperti Honda Jazz Hybrid.
Di Jepang, Honda Jazz Hybrid atau Fit e:HEV hadir dengan banderol mulai dari 2.208.800 yen atau setara dengan Rp 236,36 juta (kurs 1 yen = Rp 107).
Tentu saja untuk memikat lebih banyak konsumen, Fit e:HEV juga tersedia dalam varian sporty RS.
Dengan harga tersebut, Fit e:HEV sudah mendapatkan resep hybrid e:HEV yang dominan ditenagai listrik.
Baca Juga: Menggiurkan, Mobil Bekas Honda Jazz GD3 Tahun 2006 VTEC Cuma Segini
Motor listrik berkode H5 milik Fit e:HEV memiliki output tenaga 90 kW atau 121 dk dan torsi puncak 253 Nm.
Sedangkan mesinnya berupa empat silinder siklus Atkinson 1.496 cc DOHC berbasis serupa dengan L-series pada mesin City Hatchback.
Mesin berkode LEB ini mampu melontarkan tenaga 78 kW atau 104,2 dk dan torsi 127 Nm.
Kombinasi e:HEV ini menjadikan Fit e:HEV lebih irit dari sebelumnya, dengan klaim konsumsi BBM bisa seirit 30,2 km/l untuk varian Basic dan 27,2 km/l untuk varian RS.
Dengan tekanan pada emisi gas buang lebih rendah dan standar konsumsi BBM lebih tinggi, seharusnya Fit e:HEV bisa jadi tambahan menarik di lini produk Indonesia.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR