Tak hanya kompetitif, gelaran ini juga terasa semarak dengan sentuhan budaya lokal melalui penampilan Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan yang memeriahkan suasana.
Dalam babak final, seluruh peserta diuji melalui empat tahapan utama meliputi tes teori, tes pengukuran, tes praktik, serta sesi troubleshooting yang mensimulasikan kondisi riil di bengkel resmi.
Setiap tahapan dirancang menyerupai tantangan harian teknisi, dengan parameter penilaian mencakup ketelitian, keselamatan kerja, kecepatan, serta ketepatan prosedur sesuai standar operasional Suzuki.
Berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh sesi, Heru Khabib Muslim dari PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta berhasil meraih Juara Pertama setelah unggul dalam konsistensi performa dan akurasi diagnosis.
Posisi Juara Kedua diraih Harsono dari PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang, sementara Rajiman dari PT Insan Sarana Maju Cirebon menempati peringkat ketiga dalam kompetisi nasional tersebut.
Pemilihan SMK Wiworotomo Purwokerto sebagai lokasi final sekaligus menjadi simbol kuat kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia otomotif yang unggul dan siap bersaing.
“Melalui ajang yang telah berlangsung sejak 1999 ini, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga untuk memberikan hasil kerja yang presisi bagi pelanggan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di jaringan resmi Suzuki,” tutup Hariadi, menegaskan bahwa Suzuki Victorious Contest 2025 menjadi bukti nyata konsistensi Suzuki menghadirkan layanan aftersales profesional dan terpercaya bagi konsumen di Tanah Air.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR