Baca Juga: Ahli Mendaki Tinggi, Mercedes-Benz Luncurkan Truk Baru Axor 1626 C di Indonesia
Pengemudi duduk di bangku bergaya kereta kuda yang ditinggikan, sementara mesin ditempatkan di bagian belakang.
Paling menarik menarik, Daimler telah mengintegrasikan prinsip yang masih digunakan hingga kini pada truk berat: gardan hub-reduction roda gigi planet.
Proses yang terjadi berikutnya pada tahun 1898, mesin dipindahkan ke bawah kursi pengemudi dan kemudian dipindahkan lebih ke depan di depan poros depan.
Posisi mesin seperti ini dapat memberikan performa yang lebih tinggi dan kapasitas muatan yang lebih besar.
Sebelum masuk ke produksi masal di masa itu, Daimler selalu menguji kendaraan-kendaraan tersebut secara langsung di area sebuah pabrik bata. Ini menandai awal dari kisah sukses yang merevolusi transportasi internasional.
Pada tahun 1899, Daimler mengirimkan truk-truk pertamanya ke Inggris dan Prancis, di mana mereka langsung mengungguli kendaraan bertenaga uap.
Di Pameran Dunia Paris tahun 1900, Daimler memamerkan kendaraannya kepada khalayak global. Sejak tahun 1898, perusahaan pun telah memasuki pasar Amerika Serikat dengan mendirikan Daimler Manufacturing Company di Long Island City, New York.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR