GridOto.com - Michelin Group menghadirkan beragam pilihan ban untuk mobil dan motor guna menyambut mudik Lebaran 2026.
Mulai dari Michelin Primacy 5, BFGoodrich Advantage Touring dan BFGoodrich Phenom untuk mobil penumpang, hingga Michelin City Grip 2 serta Corsa Platinum XT3 dan CT 23 untuk roda dua.
Seluruh lini disiapkan untuk mendukung perjalanan harian maupun mudik jarak jauh.
President Director Michelin Indonesia, Ichayut Kanittasoontorn, mengatakan bahwa Ramadan dan Lebaran menjadi momen penting dengan intensitas perjalanan yang meningkat signifikan.
Karena itu, kesiapan produk yang sesuai kebutuhan konsumen menjadi perhatian utama.
“Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Karena itu, memastikan kondisi ban dalam keadaan optimal menjadi langkah penting sebelum melakukan perjalanan jauh,” ujar Ichayut dalam acara Iftar Bersama Michelin di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Untuk segmen mobil penumpang, Michelin Primacy 5 dirancang mengedepankan kenyamanan dan stabilitas saat melaju jarak jauh.
Sementara melalui brand BFGoodrich, tersedia Advantage Touring dan Phenom yang diproduksi di dalam negeri sebagai opsi dengan daya tahan serta performa andal untuk penggunaan harian hingga perjalanan lintas kota.
Di segmen motor, Michelin menawarkan City Grip 2 yang dikembangkan untuk memberikan daya cengkeram optimal di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Pasar Mobil Listrik Naik, Penjualan Ban Michelin Ikut Terdongkrak
Tidak hanya itu, melalui brand Corsa, tersedia Corsa Platinum XT3 dan CT 23 yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan hingga perjalanan jarak menengah.
Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Alfons Abikaryono, menambahkan bahwa pemilihan ban yang tepat menjadi kunci ketika kendaraan membawa beban lebih banyak selama periode mudik.
“Pemilihan ban dengan kombinasi desain tapak, struktur ban, dan kualitas material yang tepat sangat berperan dalam menjaga daya cengkeram serta stabilitas kendaraan, khususnya ketika menghadapi berbagai kondisi jalan dan cuaca selama perjalanan jarak jauh,” jelas Alfons.
Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan serta memantau kondisi tapak ban sebelum berangkat.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR