GridOto.com - Semua mobil memiliki filter kabin atau biasa juga disebut dengan filter AC.
Filter AC ini menyaring udara yang bersirkulasi di dalam kabin saat AC mobil dihidupkan.
Hembusan udara blower ini terlebih dahulu disaring oleh filter AC agar udara yang dihembuskan terbebas dari kotoran.
Karena menyaring udara terus menerus, maka dampaknya filter AC mobil ini akan menjadi kotor seiring pemakaian.
Jika sudah kotor maka akan menyebkan masalah seperti bau apek yang tercium dari dalam kabin, dan juga hembusan blower terasa lemah.
Baca Juga: Mekanik Sarankan Pakai Freon AC Mobil yang Berkualitas, Ini Alasannya
"Kalau filter kabin ini sudah sangat kotor sebaiknya diganti dengan yang baru, jangan terus terusan dibersihkan," buka Nana dari bengkel AC Milan spesialis perbaikan AC mobil.
"Ada tanda kalau filter AC ini sudah minta diganti dengan yang baru, kotoran sudah menumpuk di filter tersebut," bebernya.
Debu yang banyak menumpuk ini jika tidak segera diganti maka akan membuat filter kabin menjadi rusak.
Selain yang disebutkan di atas, efek lainnya yang bisa muncul yakni bau apek yang tercium jika AC dihidupkan.
Hal ini dikarenakan ruang filter kabin lembab yang menyebabkan debu dan kotoran ikut lembab sehingga muncul mau apek tersebut.
Baca Juga: Begini Cara Deteksi Kompresor AC Mobil Mulai Mengalami Rusak
"Di pasaran sekarang sudah banyak filter kabin yang dijual, baik yang model standar atau ada teknologi penyaringan lebih baik dan anti bau," jelas Nana yang bengkelya ada di Jl. Kartini, Bekasi, Jawa Barat.
Filter kabin yang rutin diganti juga akan membuat ruang blower menjadi lebih bersih.
Kalau ruang blower sudah sangat kotor dampaknya bisa membuat evaporator juga akan kotor dan mengalami kerusakan.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR