Gridoto.com - Modifikasi kendaraan niaga menjadi camper van kini semakin diminati, terutama bagi pecinta road trip dan gaya hidup outdoor.
Salah satu yang menarik perhatian di gelaran IIMS 2026, datang dari Baze Luxury Bus yang mengubah Toyota Hilux Rangga menjadi motorhome dengan konsep fleksibel dan serba lengkap.
Aziz selaku Marketing Baze Luxury Bus menjelaskan, ubahan paling mencolok terletak pada penambahan bodi belakang berbahan fiber lengkap dengan interior layaknya rumah berjalan.
“Yang berubah pasti kita tambahin body, terus dalamnya juga kita isi interior segala macam,” ujar Aziz.
Menariknya, bodi belakang camper ini mengusung konsep knockdown alias bisa dilepas-pasang. Jadi ketika pemilik ingin mengembalikan fungsi kendaraan sebagai mobil bak, modul camper dapat dicopot dengan mudah.
“Body belakang ini bisa dicopot dan dibalikin jadi mobil bak lagi,” tambahnya.
Soal kenyamanan, camper berbasis Hilux Rangga ini sudah dibekali berbagai fasilitas.
Di dalamnya tersedia tempat tidur, dapur mini dengan kompor dan sink, kulkas, meja, hingga banyak ruang penyimpanan.
Unit ini dirancang untuk menampung empat orang, terdiri dari dua dewasa dan dua anak-anak.
Area tidur utama di bagian atas, diperuntukkan bagi orang dewasa, sementara sofa di bagian bawah bisa direbahkan secara elektronik hingga menjadi kasur yang muat dua orang anak.
Tersedia juga toilet kering portable yang bisa digunakan untuk kondisi darurat. Namun bagi konsumen yang membutuhkan toilet basah, opsi tersebut bisa disediakan dengan konsekuensi biaya lebih tinggi.
“Kalau selama perjalanan masih ketemu toilet umum atau pom bensin, lebih baik di sana. Toilet ini sifatnya emergency,” jelas Aziz.
Untuk kebutuhan air, camper ini dilengkapi tangki air bersih dan penampungan air kotor yang ditempatkan di bagian bawah kendaraan.
Baca Juga: Berburu Mobil Baru Mulai Rp 140 Jutaan di IIMS, Untuk Mudik lebaran
Baze menyiapkan tiga sumber listrik yang bisa dipilih pengguna untuk menyuplai berbagai alat elektronik seperti TV, kulkas, lampu dan perangkat lainnya.
Ada pilihan mulai dari baterai, power station, hingga genset.
Selain itu, camper juga dapat langsung disambungkan ke listrik eksternal seperti colokan PLN, yang biasanya sudah tersedia di area camper park.
“Kadang di camper park sudah disediakan listrik, jadi tinggal colok saja,” kata Aziz.
Seluruh pengaturan kelistrikan terpusat pada control panel layar sentuh di area belakang, sementara kabin depan dibiarkan tetap standar tanpa perubahan.
Meski desain eksterior sudah melalui tahap riset dan pengembangan sehingga bentuknya relatif tetap, bagian interior bisa disesuaikan dengan preferensi pemilik.
Misalnya, jika tidak membutuhkan toilet, ruang tersebut bisa diubah menjadi area penyimpanan tambahan atau diperluas menjadi ruang istirahat.
“Balik lagi ke kebutuhan. Kalau enggak butuh toilet, ruangnya bisa dipanjangin,” jelasnya.
Baca Juga: Khusus IIMS 2026, Pilih Motor Yamaha Secara Kredit Dapat Promo Ini
Untuk membangun camper ini, konsumen perlu menyiapkan dana mulai Rp 600 juta hingga Rp 800 juta, di luar harga mobil.
Perbedaan harga umumnya dipengaruhi oleh fitur tambahan seperti AC atau keberadaan toilet dan detail-detail lain yang ada di dalam mobil.
Soal waktu pengerjaan, Aziz menyebut produksi membutuhkan waktu enam bulan untuk menyiapkan van ini hingga siap digunakan.
Asyiknya, karena bentuk luarnya knockdown, pemilik tidak perlu meninggal mobil di bengkel selama 6 bulan full saat pengerjaan.
Tinggal bawa mobilnya saat van-nya sudah selesai.
Jika berminat bisa datang ke workshop Baze di Jl. Raya Karanggan No.183, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, atau bisa kontak ke nomor 08111188038.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR