GridOto.com - Viral baru-baru ini hilangnya belasan mata kucing alias road stud di Underpass Cawang, Jakarta Timur.
Kejadian ini juga disebut sangat membahayakan pengendara.
Kepala Seksi Operasi Sudinhub Jakarta Timur, Emiral, mengatakan, "mata kucing" berfungsi sebagai penanda jalan, terutama pada malam hari karena bisa memantulkan cahaya.
"Kalau enggak ada ini (mata kucing) kelap-kelip ini bisa fatal juga. Ini kan kalau dari sana enggak ada (penanda) marka-marka jalan ini kan bisa nabrak ke sana, gitu aja. Dampaknya fatal untuk pengendara," jelas Emiral saat ditemui di sekitar Underpass Cawang, Rabu (11/2/2026).
Emiral memastikan, ada 18 "mata kucing" yang hilang di sisi Jalan DI Panjaitan arah Cililitan.
"Melakukan pengecekan berapa jumlah yang hilang. Jadi saya, kita tadi kita hitung di sini aja satu lokasi ada 18 mata kucing yang hilang. Nah selanjutnya nanti kita laporkan ke pimpinan," ungkap Emiral melansir Kompas.com.
Emiral mengatakan, laporan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan menempuh jalur hukum dan penggantian unit yang hilang.
Baca Juga: Mudik Anti Nyasar, Ini Beda Warna Marka Jalan Nasional dan Bukan
"Kalau itu (laporan) belum tahu. Nanti kita laporkan ke pimpinan dulu, yang penting saya mengecek berapa jumlahnya (yang hilang)," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bertopeng mencongkel road stud atau "mata kucing" jalan secara paksa di sekitar Underpass Cawang, Jakarta Timur. Aksi tersebut direkam dalam video dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, pria tersebut menggunakan palu untuk melepaskan "mata kucing" yang tertanam di badan jalan. Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) dini hari. Beberapa kali pria bertopeng itu memungut "mata kucing" yang berhasil dicongkelnya.
Terlihat sebuah gerobak dengan karung putih di bagian belakang, yang diduga digunakan untuk menampung hasil curian.
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu (11/2/2026) pagi, sejumlah "mata kucing" di jalur tersebut telah hilang.
Lokasi berada di Jalan DI Panjaitan, dari arah Pulogadung menuju Cililitan.
Bekas congkelan terlihat jelas di badan jalan. Sebagian "mata kucing" hanya menyisakan rangka besi, sementara lainnya raib sepenuhnya hingga menyisakan aspal yang terkelupas.
Meski begitu masih ada beberapa "mata kucing" yang terpasang utuh.
"Mata kucing" tersebut terbuat dari besi dan dilengkapi panel surya sebagai sumber energi.
Pada malam hari, alat ini memancarkan cahaya kuning berkedip untuk menandai batas jalur dan membantu visibilitas pengendara.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR