Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Macet Jadi Celah, Pak Ogah Tawarkan Jalur Pintas Berbayar di Kota Tua

Ferdian - Minggu, 8 Februari 2026 | 13:00 WIB
Pungli di jalur pintas kawasan Kota Tua
(KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN )
Pungli di jalur pintas kawasan Kota Tua

GridOto.com - Viral pungutan liar yang terjadi di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Hal ini pun dibenarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tamansari.

Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar, mengatakan praktik tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kondisi lalu lintas yang padat.

“Jadi Pak Ogah yang viral di kawasan Kota Tua, memang mereka itu memanfaatkan situasi yang ada. Ketika jalanan macet, mereka buka MCB yang ada untuk kendaraan yang lewat, bisa lewat dari lintasan itu,” kata Goodman disitat Kompas.com pada Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, jalur tersebut sebenarnya ditutup untuk kendaraan. Namun, dalam kondisi tertentu bisa dibuka secara situasional, misalnya saat ada kegiatan.

Meski begitu, pembukaan jalur tidak boleh dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang.

“Ya itu ditutup. Situasional sih. Ketika ada kegiatan-kegiatan kadang dibuka, tapi lebih sering ditutup,” tambahnya.

Berdasarkan pemantauan Satpol PP, terdapat dua orang dalam video yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Biar Terhindar Dari Pungli, Ini Biaya Bikin STNK dan BPKB Terbaru 2026

“Sejauh ini yang terpantau di video ada dua orang,” katanya.

Menurut Goodman, praktik serupa kerap muncul saat kawasan Kota Tua ramai, terutama pada akhir pekan atau ketika arus lalu lintas padat.

Kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk menawarkan jalur pintas kepada pengendara.

“Mereka manfaatkan ketika situasi lagi ramai hari libur atau lagi macet. Mereka manggilin orang buat lewat situ. Tapi memang salahnya, mereka meminta duit,” ujar Goodman.

Ia menambahkan, Satpol PP sebenarnya rutin berjaga di lokasi hingga sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, kepadatan pengunjung saat akhir pekan sering dimanfaatkan pelaku. “Kami sudah coba pantau, tapi kucing-kucingan,” kata dia.

Terkait besaran uang yang diminta, Goodman menyebut nilainya tidak tetap.

“Ya tentatif sih. Tapi kalau itu, kita tahulah pasarannya berapa biasanya,” ujar dia.

Setelah video tersebut beredar, Satpol PP memastikan akan meningkatkan pengawasan dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kecamatan Tamansari untuk menempatkan petugas secara rutin. “

Baca Juga: Nestapa Pekerja Jerambah Pelabuhan Gilimanuk, Sodorkan Karcis Rp 4.000 Dituding Pungli

Saya sudah berkoordinasi dengan Dishub Kecamatan Tamansari. Nanti anggota kita setiap hari, bahkan sampai malam, akan berjaga di sana,” kata Goodman.

Sebelumnya, dugaan pungli ini terekam kamera warga dan diunggah akun Instagram @jakarta.terkini. Peristiwa disebut terjadi di Jalan Kunir, Kota Tua, pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Video memperlihatkan seorang pria dan wanita membuka akses jalan yang ditutup barrier beton dan cone lalu lintas.

Keduanya kemudian mengizinkan pengendara motor melintas melalui jalur pintas setelah memberikan sejumlah uang. Hingga berita ini ditayangkan, Kapolsek Tamansari, Jakarta Barat, Riyanto, belum memberikan keterangan saat dihubungi.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa