GridOto.com - Perjalanan mudik lebaran kerap kali melelahkan karena waktu dan jarak tempuh yang panjang.
Namun pada momen mudik lebaran 2026 ini, nampaknya waktu tempuh akan lebih singkat.
Sebab ada ruas tol baru yang siap beroperasi untuk perantau asal Banten Selatan.
Selama ini, konektivitas menuju wilayah Banten Selatan seperti Pandeglang dan Lebak sering kali terhambat oleh infrastruktur jalan yang belum memadai untuk menampung volume kendaraan saat puncak arus mudik.
Namun, pada musim mudik Lebaran 2026 mendatang, narasi tersebut diprediksi akan berubah drastis.
PT Wijaya Karya (Perseroda) Tbk (WIKA) terus mengakselerasi proyek Tol Serang–Panimbang, khususnya Seksi 2 yang menghubungkan Rangkasbitung hingga Cileles.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas konstruksi yang masif namun terukur.
Hingga awal tahun ini, progres fisik ruas Rangkasbitung–Cileles telah menyentuh 96,78 persen.
Baca Juga: Gudang Garam Berkuasa, Tol Kediri-Tulungagung Tunduk Selama 50 Tahun ke Depan
Ini jadi sinyal kuat bahwa jalur ini siap digunakan secara fungsional untuk menyambut jutaan pemudik tahun depan.
Kehadiran Tol Serang–Panimbang Seksi 2 ini akan menjadi katup pelepas beban lalu lintas di jalan nasional.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), menegaskan, komitmen perusahaan untuk memberikan kado infrastruktur bagi masyarakat sebelum masa operasional komersial dimulai pada Oktober 2026.
"WIKA terus melakukan percepatan pekerjaan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar proyek Tol Serang–Panimbang dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah direncanakan," ujar Agung, (5/2/26) mengutip Kompas.com.
Pembangunan tol ini bukan semata-mata demi kelancaran mudik.
Berdasarkan studi kelayakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), tol ini diproyeksikan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten sebesar 1–1,5 persen.
Akses yang lebih cepat menuju destinasi wisata pantai di Pandeglang akan membuka keran investasi di sektor pariwisata.
Baca Juga: Pecah Ban di Jalan Tol Gagal Klaim Gara-gara Tak Ada Struk, Ini Kata Jasa Marga
Meski fokus saat ini adalah memfungsionalkan Seksi 2 untuk Mudik 2026, WIKA juga terus bergerak di Seksi 3 (Cileles–Panimbang).
Paket 3A bahkan hampir tuntas dengan progres 99,78 persen, sementara Paket 3B berada di angka 58,95 persen.
Seluruh rangkaian jalan tol ini ditargetkan tersambung sepenuhnya pada Semester II tahun 2027.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR