Sejak awal dijalankan, responsnya terasa halus, dengan dorongan tenaga yang muncul tanpa hentakan.
“Dari pertama jalan, mobil ini terasa tenang. Tidak agresif, tapi jelas siap dipakai di banyak situasi,” kata Trybowo.
Secara teknis, Chery J6T mengandalkan tenaga gabungan 279 PS dan torsi 385 Nm. Angka tersebut terasa relevan saat mobil diajak melaju di jalan terbuka.
Akselerasi dari kecepatan rendah hingga menengah berlangsung mulus, tanpa membuat pengemudi harus banyak menyesuaikan input pedal.
“Tenaganya ada, tapi tidak bikin kaget. Ini tipe mobil yang enak dipakai lama,” ujar Trybowo.
Ketika memasuki ruas jalan yang lebih lengang, Trybowo mencoba menginjak pedal akselerator lebih dalam.
Hasilnya, mobil melesat dengan percaya diri, sejalan dengan klaim akselerasi nol hingga 100 kilometer per jam dalam enam koma lima detik.
“Dorongan torsi sejak awal membuat akselerasi terasa lebih ringan dan natural, proses berakselerasi terasa ringan dan tidak dipaksakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Isu Pabrik Handal Diakuisisi oleh Chery, Orang Dalam Buka Suara
Kenyamanan berkendara menjadi karakter lain yang menonjol. Suspensi depan MacPherson strut dipadukan suspensi belakang multi-link dengan desain H-arm, yang membantu menjaga kestabilan bodi saat melintasi jalan rusak maupun saat bermanuver.
| Editor | : | Yasmin FE |