GridOto.com- Getaran halus yang terasa di kabin mobil sering dianggap sepele oleh banyak pemilik kendaraan.
Padahal, gejala tersebut bisa menjadi tanda awal adanya masalah pada komponen penting mobil.
Jika dibiarkan, getaran kecil bisa berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius dan mahal.
Menurut Alif Helmi, penanggung jawab bengkel Rama Teknik di Universitas Pamulang, sumber getaran paling sering berasal dari ban dan roda.
“Kasus paling banyak itu roda tidak balance, getarannya terasa di kecepatan tertentu,” jelas Alif.
Baca Juga: Setiap 2.000 KM Mobil Wajib di Spooring dan Balancing, Ini Penjelasannya
Ban yang tidak seimbang biasanya menimbulkan getaran halus di setir dan kabin pada kecepatan sekitar 60 hingga 100 km/jam.
Selain itu, kondisi ban yang benjol atau aus tidak rata juga dapat membuat mobil terasa bergoyang saat melaju.
Masalah lain yang sering memicu getaran berasal dari kaki-kaki mobil, khususnya spooring roda yang tidak sejajar.
Kesejajaran roda yang melenceng membuat mobil tidak stabil dan menimbulkan getaran saat berjalan lurus.
“Kalau spooring sudah lari, mobil bisa terasa bergetar dan setir tidak lurus,” kata Alif.
Baca Juga: Alasan Kenapa Engine Mounting Mobil Bekas Suzuki Ertiga Sering Bermasalah
Getaran juga bisa bersumber dari mesin, terutama jika engine mount sudah aus atau pecah.
Engine mount berfungsi meredam getaran mesin agar tidak merambat ke bodi dan kabin.
“Kalau dudukan mesin rusak, getaran mesin bisa langsung terasa sampai ke kabin,” tutup Alif.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR