Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Resmi Dibuka, Jalur Fungsional Ini Jadi Penyelamat saat Japek Arah Jakarta Mampet

M. Adam Samudra - Kamis, 19 Maret 2026 | 12:25 WIB
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division resmi menambah lajur contraflow, namun dengan konsekuensi menyisakan satu lajur untuk arah sebaliknya menuju Jakarta.
Istimewa
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division resmi menambah lajur contraflow, namun dengan konsekuensi menyisakan satu lajur untuk arah sebaliknya menuju Jakarta.

GridOto.com - Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.

Menyiasati lonjakan volume kendaraan, pihak kepolisian bersama Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division resmi menambah lajur contraflow, namun dengan konsekuensi menyisakan satu lajur untuk arah sebaliknya menuju Jakarta.

Kondisi ini berpotensi memicu kepadatan dari arah Bandung menuju Jabodetabek.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, operator tol untuk pertama kalinya mengoperasikan jalur fungsional Japek II Selatan mulai pukul 09.55 WIB.

“Pengoperasian jalur ini merupakan langkah antisipasi atas penambahan lajur contraflow, sehingga arus dari arah Bandung menuju Jakarta tetap terdistribusi,” kata Widiyatmiko Nursejati Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Kamis (19/3/2026).

Pengguna jalan dari arah Bandung atau Rancaekek yang hendak menuju Jakarta kini diarahkan untuk keluar di KM 77 Sadang pada ruas Jalan Tol Cipularang.

Dari titik tersebut, kendaraan dapat melintasi jalur fungsional Japek II Selatan hingga Gerbang Tol Bojongmangu, lalu melanjutkan perjalanan melalui kawasan Deltamas dan kembali masuk ke Tol Jakarta-Cikampek via GT Cibatu.

Menariknya, jalur alternatif ini bisa dilalui tanpa biaya tambahan alias gratis.

Pengguna hanya dikenakan tarif normal hingga ruas Cipularang exit Sadang.

Baca Juga: Secara Hitungan, Tol Japek II Selatan Bikin Pemudik Lebaran 2026 Hemat Uang Segini

Namun karena statusnya masih fungsional, pengendara diimbau tidak memacu kendaraan lebih dari 40 km/jam.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta tetap menjaga jarak aman, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Langkah ini menjadi solusi sementara untuk mengurai potensi kemacetan akibat skema contraflow yang kerap jadi dilema memperlancar satu arah, tapi memperlambat arah lainnya.

Dengan dibukanya jalur alternatif ini, diharapkan distribusi kendaraan bisa lebih merata selama periode puncak mudik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa