Sebagai info, harga BBM RON 95 di Malaysia saat ini ditetapkan sebesar 1,99 ringgit Malaysia per liter atau setara sekitar Rp 8.500.
Harga murah ini dimungkinkan karena adanya subsidi pemerintah.
Namun, melalui kebijakan terbaru, subsidi tersebut secara tegas hanya diperuntukkan bagi warga negara Malaysia.
Armizan menjelaskan, sejak penerapan penuh program subsidi tepat sasaran Budi Madani RON 95 pada 30 September 2025, pemerintah Malaysia menerapkan mekanisme pembelian BBM menggunakan MyKad (kartu identitas nasional).
Dengan sistem tersebut, hanya warga negara Malaysia berusia minimal 16 tahun dan memiliki SIM aktif yang dapat membeli RON 95 bersubsidi dengan harga Rp 8.500 per liter.
Baca Juga: Harga BBM Terbaru Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 1 Januari 2026
"Kebijakan ini bertujuan memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh kelompok sasaran serta menekan kebocoran, termasuk praktik penyelundupan BBM di kawasan perbatasan," ujarnya.
Armizan menyebutkan, kebijakan ini juga merupakan bagian dari langkah komprehensif pemerintah Malaysia untuk menekan praktik penyelundupan BBM, terutama di wilayah perbatasan seperti Tawau–Indonesia.
Dalam skema kebijakan tersebut, Kementerian Keuangan Malaysia bertindak sebagai perumus utama kebijakan subsidi, sementara KPDN bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan Sistem Pengendalian BBM Bersubsidi (SKPS) serta penegakan hukum di tingkat ritel.
Dengan berlakunya aturan baru ini, baik pengelola SPBU maupun pengguna kendaraan pelat asing yang melanggar ketentuan pembelian RON 95 bersubsidi dapat dikenai tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR