Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

TKDN Jadi Celah, Sailun Siap Masuk OEM Pabrikan Mobil

Naufal Shafly - Kamis, 29 Januari 2026 | 20:00 WIB
Ban mobil merek Sailun
Istimewa
Ban mobil merek Sailun

GridOto.com – Sailun Group sebagai merek ban baru di industri otomotif nasional menilai peluang mereka di Tanah Air cukup terbuka lebar.

Hal ini seiring dengan dorongan pemerintah terhadap pelaku industri, untuk menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.

Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia, Eko Supriyatin, melihat momentum ini sebagai kesempatan besar untuk masuk segmen original equipment manufacturer (OEM).

Eko mengatakan, ban menjadi salah satu komponen yang punya kontribusi cukup signifikan dalam perhitungan TKDN kendaraan.

Karena itu, menggunakan ban buatan lokal dinilai dapat membantu pabrikan mobil, khususnya merek baru di Indonesia, untuk memenuhi syarat kandungan lokal.

“Itu peluang yang sangat bagus kalau ada lokalisasi. Masuknya ban kan salah satu komponen lumayan terhadap presentasi TKDN pabrikan mobil. Itu sangat lumayan. Jadi, peluang besar untuk Sailun masuk,” ujar Eko beberapa waktu lalu di Semarang.

Ia menambahkan, hadirnya pabrik Sailun di Demak, Jawa Tengah, menjadi modal penting.

Selain meningkatkan kandungan lokal kendaraan, keberadaan fasilitas produksi juga diyakini bisa menciptakan efek berantai bagi industri pendukung di dalam negeri.

“Dengan berdirinya Sailun juga akan memberikan peluang bisnis bersama terhadap penyuplai bahan pabrik dan lain-lain,” kata Eko.

Baca Juga: Jadi 'Anak Baru', Begini Strategi Sailun Bersaing di Pasar Ban Indonesia

Ia menambahkan, ekosistem manufaktur yang terbentuk tidak hanya berdampak pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang bagi pemasok bahan baku seperti karet alam dan kawat baja untuk ikut tumbuh bersama.

Adapun saat ini Sailun tengah mempersiapkan diri untuk mulai memasok ban OEM bagi sejumlah pabrikan.

Pada tahap awal, ban Sailun produksi dalam negeri akan digunakan oleh VinFast, disusul Chery.

Bukan cuma dua merek tersebut, Eko menilai kerja sama dengan brand China lain sangat terbuka.

Mengingat Sailun telah banyak dijadikan OEM oleh pabrikan China di negara asalnya.

Meski begitu, Eko menegaskan proses masuk ke rantai pasok OEM tidak bisa dilakukan secara instan.

Masing-masing pabrikan mobil memiliki standar ketat yang harus dipenuhi oleh setiap pemasok komponen.

“Kalau dengan pabrik mobil itu masuknya OEM dan tidak mudah, mereka ada prosedur-prosedurnya. Mulai dari masalah chemical aspect, production aspect, supply aspect semuanya harus komplit dulu,” pungkasnya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa