GridOto.com - Kemacetan terjadi di Gerbang Exit Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Minggu, 15 Maret 2026 atau H-6 menjelang Lebaran Idulfitri 2026.
Antrean kendaraan terjadi karena banyak pengemudi mobil pribadi maupun bus penumpang yang kehabisan saldo kartu E-Toll saat hendak keluar dari tol.
Kendaraan yang akan melanjutkan perjalanan menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan, seperti Purwokerto dan sekitarnya, terlihat mengantre cukup panjang di pintu keluar tol tersebut.
Melansir Tribunjateng.com pada pukul 14.30 WIB, pihak pengelola tol membuka empat gardu untuk melayani kendaraan yang keluar dari tol.
Namun, sejumlah pemudik yang saldo kartu tol elektroniknya tidak mencukupi terpaksa melakukan pengisian ulang terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan antrean kendaraan memanjang sampai sekitar 100 meter.
Kepadatan lalu lintas tidak hanya terjadi di gerbang tol, tetapi juga di ruas jalan nasional Pejagan–Ketanggungan.
Kemacetan dipicu oleh kendaraan yang keluar masuk SPBU Pejagan setelah meninggalkan jalan tol.
Untuk mengatasi kepadatan tersebut, petugas kepolisian di lokasi melakukan pengaturan arus lalu lintas agar kendaraan dapat kembali bergerak dengan lancar.
Baca Juga: One Way dan Ganjil Genap Mudik Lebaran Berlaku di Beberapa Jalan Tol, Ini Jadwalnya
Sementara itu, Humas PT Semesta Marga Raya selaku pengelola Jalan Tol Kanci–Pejagan, Tri Baharudin, mengimbau para pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan saldo E-Toll mencukupi sebelum melakukan transaksi di gerbang tol demi kelancaran perjalanan.
Nah supaya enggak panik, berikut ini solusi mengatasi saldo e-toll yang habis di gerbang tol.
1. Pengendara dapat menekan tombol bantuan yang terletak di gardu tempat pembayaran, berdekatan dengan tombol 'Cetak Struk'.
Dengan menekan tombol tersebut, petugas akan datang membantu.
2. Pengendara dapat langsung meminta bantuan petugas di sekitar gerbang tol dan menjelaskan kepada petugas bahwa saldo e-Toll tidak mencukupi, lalu ikuti arahan petugas tersebut.
Mungkin kartu akan diisi ulang secara langsung atau juga diminta membayar secara tunai dan diarahkan untuk mengisi di rest area terdekat.
3. Pengendara dapat melakukan top up saldo kartu e-Toll dengan aplikasi mobile banking di ponsel sesuai bank provider yang digunakan.
4. Jika saldo e-Toll kurang, sobat dapat mengisi juga di rest area terdekat atau gerai minimarket yang tersedia.
Baca Juga: Rest Area Fungsional Tol Jogja-Solo Dibuka, Bisa Isi BBM Sampai Top Up Saldo E-Toll
Admin akun BPJT juga mengingatkan, ketika saldo tidak cukup di gerbang tol sistem transaksi tertutup, pengemudi jangan mengganti kartu yang berbeda dari saat masuk dan keluar karena dianggap menerobos, sehingga bisa dikenakan denda sebesar dua kali tarif terjauh di ruas yang sama.
Namun alangkah baiknya, sebelum melakukan perjalanan pengemudi bisa melakukan pengecekan saldo kartu tol dan tarif tol dari lokasi asal sampai dengan tujuan.
Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah BPJT Info Tol yang dapat diunduh di smartphone masing-masing.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR