Amerika Utara tetap menjadi wilayah penjualan terbesar dengan 86.229 unit terkirim, angka yang sejalan dengan capaian tahun sebelumnya.
Selain itu, di tahun 2025, Porsche melakukan reposisi dan mengambil keputusan strategis produk yang berorientasi ke masa depan.
Komposisi pengiriman pada tahun 2025 menegaskan produsen mobil sport ini secara konsisten merespons preferensi pelanggan global dengan memperluas strategi drivetrain yang mencakup kendaraan bermesin pembakaran, plug-in hybrid, dan mobil listrik sepenuhnya.
Pada tahun 2025, sebesar 34,4 persen mobil sport Porsche yang dikirimkan secara global merupakan kendaraan elektrifikasi, meningkat 7,4 poin persentase, dengan 22,2 persen di antaranya berupa mobil listrik sepenuhnya dan 12,1 persen merupakan plug-in hybrid.
Baca Juga: Porsche Bawa Armada Supercar ke PUBG Mobile, 918 Spyder Jadi Primadona
Hal ini menempatkan porsi global kendaraan listrik sepenuhnya pada kisaran atas target 20 hingga 22 persen untuk tahun 2025.
Di Eropa, untuk pertama kalinya, lebih banyak kendaraan elektrifikasi yang dikirimkan dibandingkan model bermesin pembakaran murni, dengan porsi elektrifikasi mencapai 57,9 persen, di mana setiap kendaraan ketiga merupakan mobil listrik sepenuhnya.
Pada lini Panamera dan Cayenne, varian plug-in hybrid mendominasi angka pengiriman di Eropa.
Pada waktu yang sama, model 911 bermesin pembakaran dan varian T-Hybrid meraih catatan baru dengan total pengiriman global sebanyak 51.583 unit.
Dengan total pengiriman sebanyak 86.229 unit, Amerika Utara tetap menjadi wilayah penjualan terbesar, sama seperti pada tahun sebelumnya.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR