GridOto.com - Beberapa tahun belakangan, ketegasan Victor Gao, Vice President Center for China and Globalization (CCG) dalam beragam wawancara viral dan memukau publik. Salah satunya ketika ia menjawab mengapa Cina bisa memproduksi barang dengan harga murah.
Jawabannya sangat mengena. Menurutnya, produksi barang di Cina sangat efisien yang didasarkan pada pada beberapa faktor.
Pertama, Cina menghasilkan banyak energi. Penggunaan energi untuk industri Cina bahkan enam kali lebih banyak dari Amerika Serikat.
Kedua adalah infrastruktur yang sangat efisien, baru dan berkualitas tinggi. Seperti jalan raya, rel kereta, bandara, pelabuhan laut dan fasilitas lainnya.
Di Cina juga mudah memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain, dari ujung sana ke ujung sini, dari pedalaman hingga ke pantai.
Selain itu Cina juga mengumpulkan kelompok-kelompok besar. Mereka menyebutnya cluster. Di sini ada spare part, di sana bahan mentah sehingga mudah membuat banyak produk yang dibutuhkan.
Hal penting lainnya yakni tenaga kerja. Ia menampik tenaga kerja di Cina murah. Menurutnya tenaga kerja di Cina enggak lagi murah. Tapi mereka sangat disiplin dan kebanyakan bekerja sangat giat.
Hingga akhirnya GridOto hadir di BYD Zhengzhou Super Factory di Zhengzhou, Henan, Cina (15/1) kalimat-kalimat Victor Gao tadi terngiang kembali.
Apa yang dipaparkan jauh sebelum ada undangan BYD ke pabrik dan fasilitas sirkuit di Cina, kini tampak di depan mata.
Areanya sangat luas, mencapai 1.067 hektar atau lebih luas dari Kecamatan Gambir di Jakarta Pusat.
Meski demikian, pekerjaan membuat mobil sangat efisien dari sisi tenaga manusia. Contoh di pabrik stamping atau press pelat.
Di sini diproduksi SUV Denza B5 dan B8 yang bermesin Hybrid yang biasa mereka sebut dual mode atau DM.
Bodi bodi part dicetak di sini dan prosesnya dikerjakan oleh robot. Manusia hanya menjadi pengontrol saja. Untuk proses stamping, 1 menit bisa menghasilkan 15 unit bodi mobil.
Lalu di pabrik pengelasan atau welding, proses dilakukan oleh robot dengan cepat. Sebanyak 98 persen pekerjaan welding dilakukan oleh 1.300 robot arm. Di sini, produktivitasnya mencapai 1000 unit sehari.
Kualitas dikontrol otomatis oleh komputer.
Jumlah pekerja sebanyak 500 orang yang terbagi dalam tiga shift. Semua dimulai dari part paling awal dengan kualitas sangat kuat dan presisi. Semua dilakukan di satu lini yang sama sehingga efisien.
Hitungan rata-ratanya, proses welding satu kendaraan cukup makan waktu 45 detik melalui laser welding.
Lalu berlanjut ke Final Assembly. Dibangun pada tahun 2024 dengan kapasitas 550 ribu unit. Pabrik ini merupakan basis produksi penting dari 8 base produksi BYD.
BYD Super Factory punya empat kawasan yakni mobil, part mobil, baterai dan raw material. Menjadi production base terbesar di Cina.
Di sini, juga diproduksi motor controller hingga AC.
Jadi, kita mudah paham kenapa produk mobil dari Cina bisa punya harga kompetitif. Salah satunya karena dari proses stamping, welding, painting dan assembling berada di satu tempat.
| Editor | : | Iday |
KOMENTAR