GridOto.com - Ternyata ini dia bedanya per CVT bawaan motor matic dengan yang keluaran aftermarket.
Salah satu part yang wajib dicek secara berkala saat servis CVT motor matic adalah per CVT.
Seiring pemakaian, per CVT bisa melemah sehingga harus diganti oleh pemiliknya saat servis CVT.
"Per CVT biasanya melemah di umur pemakaian 3-4 tahun," buka Bowo mekanik bengkel R59 Racing di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan
Saat kalian servis CVT di bengkel umum atau bengkel spesialis terkadang kalian ditawarkan per CVT aftermarket oleh mekanik.
Tapi masih cukup banyak pemilik motor yang belum tahu apa bedanya per CVT aftermarket atau per CVT racing dari tipe standar.
"Bedanya paling umum per CVT aftermarket punya tingkat kekerasan yang berbeda-beda," tambah Bowo.
"Bisa dibilang kalau per CVT aftermarket ini pasti lebih keras dari standarnya, soalnya per CVT aftermarket paling rendahnya itu 1000 RPM," lanjutnya.
"Sementara per CVT standar rata-rata tingkat kekerasannya tidak sampai 1000 RPM," tambahnya.
Biasanya per CVT lebih keras ini buat yang doyan modifikasi mesin untuk mendongkrak akselerasi.
"Dengan pakai per CVT lebih keras, tarikan awal bakal lebih responsif," yakin Bowo.
"Tapi, mesin yang masih standar jangan ganti per yang terlalu keras. Pakai 1000 RPM atau 1250 RPM saja sudah cukup," tutupnya.
Nah, itu bedanya per CVT bawaan motor matic dengan aftermarket.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Ini Dua Penyebab Motor Matic Honda BeAT Berat dan Boros Bensin
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR