Secara harga, Suzuki Fronx dipasarkan mulai Rp 259 juta untuk GL MT hingga Rp 321,9 juta untuk Hybrid SGX AT Two Tone.
Rentang harga tersebut menempatkan Fronx di segmen SUV kompak perkotaan, dengan daya tarik utama pada efisiensi bahan bakar dan kelengkapan fitur, terutama pada varian GX dan SGX yang sudah mengusung teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).
Suzuki Fronx sendiri resmi meluncur di Indonesia pada Mei 2025.
Sebagai SUV lima penumpang, Fronx mengandalkan mesin 1.462 cc dengan dua pendekatan teknologi.
Varian GL menggunakan mesin K15B bertenaga 103 dk dan torsi 138 Nm, sedangkan GX dan SGX dibekali mesin K15C dengan tenaga 99 dk dan torsi 135 Nm, yang dipadukan sistem mild hybrid berbasis Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion untuk mendukung efisiensi dan akselerasi.
Varian tertinggi SGX juga sudah dilengkapi Advanced Driving Assistance System (ADAS), menjadikannya opsi paling lengkap di jajaran Fronx dan berkontribusi besar terhadap dominasi varian hybrid dalam total penjualan.
Di sisi lain, performa Fronx berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih menantang.
Sepanjang Januari-Desember 2025, wholesales Suzuki secara total mencapai 66.345 unit, turun sekitar 0,7 persen dibandingkan capaian 2024 yang berada di angka 66.809 unit.
Penurunan tersebut sejalan dengan kondisi pasar mobil nasional yang juga mengalami koreksi lebih dalam, dari 865.723 unit pada 2024 menjadi 803.687 unit pada 2025, atau turun sekitar 7,2 persen secara tahunan.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR