GridOto.com - Tim Pramac Yamaha resmi meluncurkan livery terbaru yang akan digunakan sepanjang musim balap MotoGP 2025.
Acara peluncuran livery yang sekaligus perkenalan dua pembalap utamanya, berlangsung di Italia pada Selasa kemarin (13/1/2026).
Salah satu yang menjadi daya tarik dari tim Pramac Yamaha tahun ini adalah bergabungnya Toprak Razgatlioglu.
Juara dunia 3 kali kejuaraan World Superbike ini jadi perhatian karena gaya berkendaranya yang unik dan kuat.
Toprak punya ciri khas dengan pengereman keras sampai roda belakang terangkat, namun sangat presisi.
Baca Juga: Persiapan Debut MotoGP Toprak Razgatlioglu, Incar Marc Marquez tapi Ogah Buru-buru
Banyak yang penasaran apakah ciri khas dan kekuatan utamanya di World Superbike ini bisa diterapkan di MotoGP.
Dalam acara peluncuran resmi livery tim Pramac Yamaha, Toprak menyebut tahun ini akan menjadi masa adaptasi baginya.
"Saya harus mengubah beberapa hal sekarang dan menciptakan semacam perpaduan dengan kecepatan menikung yang lebih tinggi," buka Toprak dilansir dari Marca.
Namun untuk tahun depan, Toprak berharap sudah bisa membawa gaya balap khasnya di kejuaraan MotoGP.
"Saya harus membawa gaya saya ke sini. Mungkin bukan tahun ini, tapi tahun depan setidaknya 90%," harap Toprak.
Baca Juga: Pembalap Italia Buka Suara, Contek Motor Marquez Cuma Jadi Bencana
Pembalap asal Turki ini sendiri akan berduet dengan Jack Miller yang akan menjalani musim keduanya bersama tim Pramac Yamaha.
Miller sendiri mengaku senang dan betah bekerjasama dengan Yamaha di MotoGP.
"Bekerjasama dengan Yamaha sangat menyenangkan. Kami berfokus pada pengembangan," tutur pembalap asli Australia ini.
Untuk tampilan livery, secara desain tampak tidak ada perubahan signifikan di motor maupun racing suit yang digunakan para pembalap.
Pramac Yamaha masih menampilkan kombinasi warna biru tua khas Yamaha dengan warna ungu seperti tahun lalu.
Sedikit detail yang tampak berbeda, tampilan cat motor tahun ini tampak lebih glossy atau mengkilap dibandingkan warna yang digunakan tahun sebelumnya.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR