Dalam proses konfirmasi ini kami sempat memperlihatkan video tersebut ke sejumlah bengkel ban mobil.
Menurut Aziz dari Wisma Ban, Tambun, Bekasi, berdasar tampilan ban yang pecah di dalam video tersebut kejadian tersebut merupakan "Bleeding CBU".
Baca Juga: Biaya Servis Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di Bengkel Resmi
CBU di dunia ban merupakan singkatan dari Cord Broken Up.
"Wah, itu sih bleeding CBU, kalau belum tahu ini merupakan kebocoran atau sobek ban di bagian telapak atau dinding ban sehingga angin ban perlahan-lahan keluar dan mengakibatkan ban kempis," buka Aziz.
Menurut Aziz, umumnya kerusakan Bleeding CBU ini terjadi akibat ban kurang angin atau kempis yang tetap dipakai jalan.
"Kemungkinan pemilik mobil enggak menyadari adanya kebocoran pada ban atau enggak dicek, makanya saat ban kekurangan angin dan mobil terus dipakai ban jadi rusak dan pecah," tambahnya.
"Atau bisa saja bocornya cukup cepat dan tanpa diketahui pengemudi sampai akhirnya bagian sidewall terkoyak," tutupnya.
Baca Juga: Penjualan September 2025, Innova Reborn Masih Terus Bantai Zenix
Kalau melihat kejadian dan bentuk ban yang rusak, ini mirip kayak kejadian pada 2024 lalu.
Ingat enggak kejadian ban Toyota Kijang Innova Zenix HV Q TSS milik Evi Liana yang robek sampai copot dari pelek keteka dikendarai di Tol Desari (Depok Antasari) pada Juni 2024 lalu.
Kalau lupa, bisa lihat lagi laporan GridOto.com tentang kasus robek dan pecahnya ban standar Toyota Kijang Innova Zenix HV Q TSS yang baru berusia setahun dan menempuh 7.800 km bisa klik di sini.
Kalau mau melihat lagi tanggapan dari pihak produsen mobil dan bannya dapat dibaca di link ini dan di sini.
Mirip banget ya, gaes.
View this post on Instagram
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR