Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bayar Lebih, Tarif Empat Ruas Jalan Tol Ini yang Dimahalkan di Hari Pertama Masuk Kerja dan Sekolah

Irsyaad W - Senin, 5 Januari 2026 | 16:00 WIB
Tarif Tol Sedyatmo atau tol Bandara Soekarno-Hatta Naik
Jasa Marga
Tarif Tol Sedyatmo atau tol Bandara Soekarno-Hatta Naik

GridOto.com - Pengguna empat ruas jalan tol ini mesti bayar tarif lebih di hari pertama masuk kerja dan sekolah.

Yup, tarif empat ruas jalan tol tersebut dimahalkan atau naik mulai 5 Januari 2026.

Kenaikan tarif ini sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU)

Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian.

"Berdasarkan informasi teman-teman, empat ruas tol tersebut bersamaan menerapkan tarif barunya 5 Januari 2026. Tol Bandara (Tol Prof Dr Ir Sedyatmo), Tol Solo-Ngawi, Tol Ngawi-Kertosono, dan Tol Ujung Padang 1-3," ungkap Wilan, (5/1/26).

Kenaikan ini didasari pada pemenuhan kontrak dan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Meski secara jadwal tiga ruas di antaranya seharusnya naik pada Desember 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola memilih untuk 'menahan diri' dan menggeser jadwal kenaikan ke Januari 2026 demi kenyamanan publik pada akhir tahun.

Baca Juga: Kejutan di Hari Pertama Masuk Kerja, Tarif Tol Ngawi-Kertosono akan Beda dari Biasanya

Berikut empat ruas jalan tol yang mengalami kenaikan tarif per 5 Januari 2026:

1. Tol Prof Dr Ir Sedyatmo (Tol Bandara Soetta)

Menjadi akses utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kenaikan di ruas ini diprediksi akan berdampak langsung pada biaya logistik dan transportasi penumpang dari dan menuju pintu gerbang udara utama Indonesia tersebut.

Kenaikan tarif hanya berlaku untuk golongan kendaraan II, III, IV, dan V. Sementara tarif golongan I tidak mengalami perubahan.

Berikut rincian penyesuaian tarif Jalan Tol Sedyatmo yang berlaku mulai 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, melansir Kompas.com:

Golongan I: Rp 8.500 (tetap)
Golongan II: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)
Golongan III: Rp 11.500 (sebelumnya Rp 11.000)
Golongan IV: Rp 12.500 (sebelumnya Rp 12.000)
Golongan V: Rp 12.500 (sebelumnya Rp 12.000)

2. Tol Solo-Ngawi

Jalur urat nadi Trans Jawa ini merupakan rute favorit bagi kendaraan logistik dan wisatawan yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.

Kenaikan di ruas ini sangat krusial mengingat volume kendaraannya yang sangat tinggi.

Berikut besaran penyesuaian tarif dengan sistem tertutup untuk tarif terjauh semua golongan:

Gol I : Rp 163.500
Gol II : Rp 245.500
Gol III: Rp 245.500
Gol IV: Rp 327.000
Gol V : Rp 327.000

Baca Juga: Duh, Tarif Tol Bandara Soetta Dimahalkan Saat Awal Masuk Kerja dan Sekolah Besok

3. Tol Ngawi-Kertosono

Melanjutkan jalur Trans Jawa, ruas ini menyambungkan konektivitas menuju wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Penyesuaian tarif di sini mengikuti siklus inflasi dan pemeliharaan jalan yang terus dilakukan secara intensif.

Asal: IC Klitik

- Tujuan IC Madiun Gol I: 23.000 | Gol II: 34.500 | Gol III: 34.500 | Gol IV: 46.500 | Gol V: 46.500
- Tujuan IC Caruban Gol I: 33.000 | Gol II: 49.500 | Gol III: 49.500 | Gol IV: 66.000 | Gol V: 66.000
- Tujuan IC Nganjuk Gol I: 74.000 | Gol II: 110.500 | Gol III: 110.500 | Gol IV: 147.500 | Gol V: 147.500
- Tujuan Kertosono Gol I: 102.000 | Gol II: 153.000 | Gol III: 153.000 | Gol IV: 204.000 | Gol V: 204.000

Asal: IC Madiun

-Tujuan IC Caruban Gol I: 10.000 | Gol II: 14.500 | Gol III: 14.500 | Gol IV: 19.500 | Gol V: 19.500
- Tujuan IC Nganjuk Gol I: 50.500 | Gol II: 76.000 | Gol III: 76.000 | Gol IV: 101.000 | Gol V: 101.000
- Tujuan Klitik Gol I: 23.000 | Gol II: 34.500 | Gol III: 34.500 | Gol IV: 46.500 | Gol V: 46.500
- Tujuan Kertosono Gol I: 79.000 | Gol II: 118.500 | Gol III: 118.500 | Gol IV: 157.500 | Gol V: 157.500

Asal: IC Caruban

- Tujuan IC Nganjuk Gol I: 41.000 | Gol II: 61.000 | Gol III: 61.000 | Gol IV: 81.500 | Gol V: 81.500
- Tujuan Klitik Gol I: 33.000 | Gol II: 49.500 | Gol III: 49.500 | Gol IV: 66.000 | Gol V: 66.000
- Tujuan IC Madiun Gol I: 10.000 | Gol II: 14.500 | Gol III: 14.500 | Gol IV: 19.500 | Gol V: 19.500
- Tujuan Kertosono Gol I: 69.000 | Gol II: 103.500 | Gol III: 103.500 | Gol IV: 138.000 | Gol V: 138.000

Asal: IC Nganjuk

- Tujuan Klitik Gol I: 74.000 | Gol II: 110.500 | Gol III: 110.500 | Gol IV: 147.500 | Gol V: 147.500
- Tujuan IC Madiun Gol I: 50.500 | Gol II: 76.000 | Gol III: 76.000 | Gol IV: 101.000 | Gol V: 101.000
- Tujuan IC Caruban Gol I: 41.000 | Gol II: 61.000 | Gol III: 61.000 | Gol IV: 81.500 | Gol V: 81.500
- Tujuan Kertosono Gol I: 28.500 | Gol II: 42.500 | Gol III: 42.500 | Gol IV: 56.500 | Gol V: 56.500

Asal: Kertosono

- Tujuan IC Nganjuk Gol I: 28.500 | Gol II: 42.500 | Gol III: 42.500 | Gol IV: 56.500 | Gol V: 56.500
- Tujuan IC Caruban Gol I: 69.000 | Gol II: 103.500 | Gol III: 103.500 | Gol IV: 138.000 | Gol V: 138.000
- Tujuan IC Madiun Gol I: 79.000 | Gol II: 118.500 | Gol III: 118.500 | Gol IV: 157.500 | Gol V: 157.500
- Tujuan Klitik Gol I: 102.000 | Gol II: 153.000 | Gol III: 153.000 | Gol IV: 204.000 | Gol V: 204.000

Baca Juga: Perkiraan Tarif Tol Surabaya-Jogja di Libur Nataru, Rp 500 Ribu Masih Sisa Banyak

4. Tol Ujung Pandang Seksi 1, 2, dan 3

Mewakili wilayah Indonesia Timur, ruas tol di Makassar ini juga masuk dalam daftar kenaikan.

Ini menjadi indikator bahwa peningkatan pelayanan jalan tol terus dipacu secara merata di luar pulau Jawa.

Berikut tarif tol di Makassar terbaru per 5 Januari 2026:

Gerbang Tol Cambaya, Parangloe, Kaluku Bodoa, dan Tallo Timur

Golongan I: Tarif lama Rp 10.500 menjadi Rp 11.000 (naik Rp 500)
Golongan II: Tarif lama Rp 15.000 menjadi Rp 16.000 (naik Rp 1.000)
Golongan III: Tarif lama Rp 15.000 menjadi Rp 16.000 (naik Rp 1.000)
Golongan IV: Tarif lama Rp 20.500 menjadi Rp 21.500 (naik Rp 1.000)
Golongan V: Tarif lama Rp 20.500 menjadi Rp 21.500 (naik Rp 1.000)

Gerbang Tol Tallo Barat

Golongan I: Tarif lama Rp 4.500 tetap Rp 4.500 (tidak ada kenaikan)
Golongan II: Tarif lama Rp 6.500 menjadi Rp 7.000 (naik Rp 500)
Golongan III: Tarif lama Rp 6.500 menjadi Rp 7.000 (naik Rp 500)
Golongan IV: Tarif lama Rp 8.500 menjadi Rp 9.000 (naik Rp 500)
Golongan V: Tarif lama Rp 8.500 menjadi Rp 9.000 (naik Rp 500)

Sesuai Permen PU Nomor 16/PRT/M/2014, kenaikan hanya diizinkan jika pengelola memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

SPM adalah tolok ukur kualitas yang wajib diberikan BUJT kepada pengguna jalan.

Jika kondisi jalan berlubang atau pelayanan lambat, kenaikan tarif bisa ditunda.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa