GridOto.com – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mulai terasa di Jakarta.
Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya kedatangan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sejak Kamis (1/1/2026) hingga Sabtu (3/1/2026) pagi, tercatat sebanyak 1.336 penumpang tiba di Terminal Tanjung Priok dengan menggunakan 147 armada bus.
Angka tersebut menunjukkan masyarakat mulai kembali ke Ibu Kota usai menghabiskan libur akhir tahun di kampung halaman.
Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi, menyebut lonjakan penumpang sudah terlihat meski belum terlalu signifikan.
Menurutnya, arus balik masih berlangsung bertahap karena jadwal masuk sekolah belum sepenuhnya dimulai.
“Meski ada peningkatan, namun belum signifikan. Kami memperkirakan arus balik masih berlangsung secara bertahap karena anak sekolah mulai masuk lusa,” ujar Sandi dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, penumpang yang tiba didominasi oleh masyarakat dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Puncak arus balik sendiri diperkirakan terjadi pada hari ini Minggu (5/1/2026).
Baca Juga: Libur Nataru Mobil Listrik Nyolok Terus di SPKLU, Ini Data dari PLN
“Semoga arus balik dapat terus berlangsung tertib, seluruh masyarakat dapat kembali ke Jakarta dengan aman dan nyaman,” terangnya.
Di sisi lain, aktivitas keberangkatan dari Terminal Tanjung Priok justru cenderung menurun.
Tercatat sejak 1 Januari hingga 3 Januari pagi, jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 885 orang dengan 172 armada bus.
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sandi pun mengimbau agar seluruh penumpang mematuhi peraturan serta memanfaatkan fasilitas terminal dengan baik.
Pihak terminal, kata dia, terus bersiaga untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama periode arus balik Nataru.
“Kami berharap seluruh penumpang tetap mematuhi peraturan dan memanfaatkan fasilitas terminal dengan baik. Petugas juga terus bersiaga untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ungkapnya.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR