GridOto.com - Penjualan motor bebek Yamaha di Indonesia disebut masih stabil, meski pasar roda dua nasional saat ini didominasi oleh skutik.
Hal tersebut disampaikan Rifki Maulana, Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Ia menegaskan bahwa Yamaha hingga kini masih mempertahankan jajaran motor bebeknya di pasar domestik.
“Bebek masih ada, kami masih ada Vega Force, Jupiter Z1 dan juga MX King 150,” ujar Rifki saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Meski kontribusinya tidak sebesar skutik, Rifki mengakui bahwa porsi penjualan motor bebek saat ini berada di bawah 20 persen dari total penjualan Yamaha.
Namun demikian, permintaannya dinilai masih cukup stabil, khususnya di daerah-daerah tertentu.
“Yang pasti sih di bawah 20 persen, tapi masih stabil. Terutama untuk daerah-daerah seperti Kalimantan, Sumatra itu masih ada. Dominasinya di luar Jawa untuk moped,” kata Rifki.
Ia menambahkan, salah satu faktor yang turut menjaga permintaan motor bebek Yamaha adalah kebutuhan sektor tertentu, termasuk penggunaan armada.
“Sektor fleet mungkin salah satunya menyumbang dari demand yang stabil itu,” jelasnya.
Baca Juga: Yamaha Buka Suara Soal Lexi dan XMAX Turbo, Begini Jawabannya
Saat ini, Yamaha masih memasarkan beberapa model motor bebek dengan harga yang kompetitif.
Vega Force dibanderol Rp 18,85 juta, Jupiter Z1 Rp 21,53 juta, dan MX King 150 Rp 27,725 juta, dengan status harga on the road (OTR) Jakarta.
Secara umum, pasar roda dua nasional sendiri menunjukkan tren yang relatif stabil.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), distribusi domestik sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 5.950.844 unit.
Capaian tersebut tidak berbeda jauh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5.929.830 unit.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR