"Tikungan di pegunungan juga memiliki kemiringan jalan (camber) yang tidak terduga, sehingga bisa menghilangkan traksi ban secara tiba-tiba jika Anda terlalu nekat bermanuver miring" ungkap Oke.
Lebih jauh Oke mengingatkan untuk selalu melakukan teknik pengereman yang benar.
Melakukan pengereman mendadak saat motor sedang miring akan memicu stand up effect, di mana motor akan tegak kembali secara otomatis dan meluncur keluar jalur.
Oke menjelakan bahwa pengereman harus dilakukan dengan proporsional (70 persen depan, 30 belakang belakang) saat posisi motor masih lurus sebelum masuk tikungan.
Jika butuh koreksi kecil saat di tengah tikungan, gunakan trailing brake atau rem belakang secara sangat tipis untuk menjaga kestabilan.
"Riding di pegunungan adalah ujian sesungguhnya dari kematangan seorang pengendara.
Pegunungan bukan sirkuit, dan nyawa jauh lebih berharga daripada sensasi rebah maksimal.
Ingatlah selalu, riding yang smart adalah riding yang kembali utuh sampai di rumah," tandasnya.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR