GridOto.com - Viral di media sosial, aksi pungli (pungutan liar) yang dilakukan pemotor terhadap satu rombongan bus di Kawasan Cikutra, Bandung, Jawa Barat.
Dalam kejadian yang diunggah akun Instagram @bdg.info pada Rabu (5/2/2025), peristiwa itu bermula saat rombongan bus hendak menuju sebuah resto di Bandung.
Saat berhenti sejenak untuk bertanya ke warga setempat, tiba-tiba mereka dicegat pemotor yang membonceng seorang pria berompi oranye.
Kemudian pria tersebut mendatangi rombongan bus dan menawari pengawalan ke lokasi tujuan dengan alasan jalan yang mereka lintasi berukuran sempit.
Kru bus menolak sudah menolak secara halus, di luar dugaan saat bus mulai melaju, sosok berompi oranye itu tetap mengawal rombongan secara paksa dibonceng rekannya.
"Udah kami tolak tawaran mereka, tapi akhirnya tetep dikawal," tulis perekam video.
Sesampainya di lokasi, seorang kru bus menanyai biaya pengawalan tersebut, pria berompi oranye meminta seikhlasnya.
Kru bus berinisiatif menawarkan Rp 50 ribu, tapi tidak disangka bayaran segitu menurutnya masih belum cukup.
"Kalau segitu belum cukup, kan kitanya berdua," kata si pria berompi oranye.
View this post on Instagram
Baca Juga: Kisah Pensiunan Jenderal Bintang Dua Kena Pungli Oknum Polisi Ujian SIM, Pegang Tangan Baru Sadar
Beberapa saat kemudian setelah rombongan hendak pulang dari lokasi tujuan, si pemotor yang membonceng pria berompi oranye masih mencegat bus yang ditumpangi perekam.
"Pas pulang, enggak dikasih jalan kalau belum bayar," kata perekam.
Setelah dicoba kembali diberi Rp 50 ribu, masih ditolak. Masalah ini baru selesai setelah kru bus memberinya Rp 100 ribu.
Saat berita ini ditulis, postingan tersebut sudah mendapat 54 ribu lebih likes dan dikomentari ratusan warganet.
Berdasarkan beberapa komentar yang ditulis, ternyata ada beberapa netizen mengalami kejadian serupa.
"Wkwkwkw opang Bojongkoneng, sering banget rese begini, mau ke driver online atau bus yang mau ke Detuik," ungkap @y.rivaldi.
"Saya orang Bandung, di Bandung marak pungli, tukang parkir, preman, tidak ada yang membereskan, padahal sudah didatangi beberapa kali oleh pejabat daerah, Kapolres, Kapolda, dll," beber @jenarhidayat28
"Jangankan orang luar Bandung, saya warga Bandung aja terganggu banget sama yang beginian. Udah terang-terangan, tapi anehnya nggak pernah ada tindakan. Apa emang dapet bagian juga kali ya," kata @masayunganastasia.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR