Beberapa saat kemudian setelah rombongan hendak pulang dari lokasi tujuan, si pemotor yang membonceng pria berompi oranye masih mencegat bus yang ditumpangi perekam.
"Pas pulang, enggak dikasih jalan kalau belum bayar," kata perekam.
Setelah dicoba kembali diberi Rp 50 ribu, masih ditolak. Masalah ini baru selesai setelah kru bus memberinya Rp 100 ribu.
Saat berita ini ditulis, postingan tersebut sudah mendapat 54 ribu lebih likes dan dikomentari ratusan warganet.
Berdasarkan beberapa komentar yang ditulis, ternyata ada beberapa netizen mengalami kejadian serupa.
"Wkwkwkw opang Bojongkoneng, sering banget rese begini, mau ke driver online atau bus yang mau ke Detuik," ungkap @y.rivaldi.
"Saya orang Bandung, di Bandung marak pungli, tukang parkir, preman, tidak ada yang membereskan, padahal sudah didatangi beberapa kali oleh pejabat daerah, Kapolres, Kapolda, dll," beber @jenarhidayat28
"Jangankan orang luar Bandung, saya warga Bandung aja terganggu banget sama yang beginian. Udah terang-terangan, tapi anehnya nggak pernah ada tindakan. Apa emang dapet bagian juga kali ya," kata @masayunganastasia.
| Editor | : | Panji Nugraha |
KOMENTAR