Electric Mobility (ELMO)

Biaya Konversi Motor Listrik di BRT, Modal Rp 15 Jutaan Sudah Termasuk Urus Surat

Harun Rasyid - Senin, 21 November 2022 | 20:20 WIB
Ini Rahasianya Honda BeAT Listrik Garapan BRT Bisa Dikonversi Enggak Sampai 2 Jam!
Nurul
Ini Rahasianya Honda BeAT Listrik Garapan BRT Bisa Dikonversi Enggak Sampai 2 Jam!

GridOto.com - Dikenal sebagai produsen spare part motor berbau racing, Bintang Racing Team (BRT) coba merambah bisnis konversi motor listrik dengan Honda BeAT listrik jadi prototipe pertamanya.

Honda BeAT listrik hasil konversi ini dilengkapi sejumlah part yang dirancang sendiri oleh BRT, mulai dari dinamo, Electronic Control Unit (ECU), e-throttle body hingga sejumlah komponen elektrikal lainnya.

Komponen motor listrik seperti yang tersemat di Honda BeAT listrik garapan BRT tersebut, bisa dibeli konsumen dalam satu paket konversi.

Menurut Owner BRT, Tomy Huang, pihaknya baru akan melayani permintaan konversi motor listrik mulai pertengahan Desember 2022, lewat bengkel-bengkel rekanan yang tersebar di sejumlah daerah.

Sementara untuk estimasi biaya konversi motor listrik di BRT, mulai Rp 7,5 juta dan itu masih di luar pembelian baterainya.

"Biaya kit konversi kami Rp 7,5 juta untuk motor basic 110 cc dengan dinamo 2 kW, penjualan baterai terpisah. Tapi kalau pakai motor 3 kW hingga 5 kW, selisihnya nanti enggak akan jauh sekitar Rp 1 jutaan saja," ujar Tomy saat ditemui GridOto.com belum lama ini.

Konversi motor listrik di BRT bisa pakai motor apa saja, contohnya KTM Duke ini.
Harun/GridOto.com
Konversi motor listrik di BRT bisa pakai motor apa saja, contohnya KTM Duke ini.


Sementara itu Operation Manager & Project Leader Motor Listrik BRT, Desando, menyebutkan jika biaya tersebut belum termasuk pengurusan surat-surat kendaraan.

"Kalau biaya konversi motor listrik dengan basis motor 110 cc seperti Honda BeAT, Revo atau lainnya berikut dengan baterai dan pengurusan surat mencapai Rp 15 jutaan,"  jelas Desando saat dihubungi GridOto.com, Sabtu (19/11/2022).

"Kalau urus biaya suratnya saja Rp 900 ribuan," imbuhnya.

Baca Juga: Setelah Honda BeAT, BRT Mau Garap 20 Prototype Konversi Motor Listrik Lagi Dalam Waktu Dekat

Adapun untuk pengurusan dokumen motor hasil konversi hingga mendapatkan pelat nomor dengan strip biru, akan membutuhkan waktu selama tiga sampai empat hari.

Sekadar informasi, Honda BeAT listrik garapan BRT dilengkapi baterai 72 Volt 25 Ah yang diklaim mampu menempuh jarak 50-60 kilometer.

Untuk baterainya, BRT biasanya menggunakan model yang dipakai motor listrik Gesits atau brand baterai Birubatt.

Baterai yang dipakai di Honda BeAT listrik hasil konversi di BRT
Harun
Baterai yang dipakai di Honda BeAT listrik hasil konversi di BRT


Honda BeAT listrik hasil konversi ini memiliki dua mode berkendara, yakni smooth dan powerful yang kabarnya akan terus dikembangkan oleh BRT.

Menariknya, pengerjaan konversi motor listrik di BRT yang bersifat plug and play ini hanya memakan waktu satu setengah jam hingga satu jam saja.

Ke depannya, BRT akan menambah riding mode hingga sebanyak tiga hingga lima opsi pada paket konversi motor listriknya.

Hai Sobi, kamu udah punya kendaraan belum?

Kamu tim yang mana?

Kamu pingin nambah kendaraan baru apa?

Kalo beli kendaraan, utamain beli yang mana dulu?

Kamu lebih milih yang mana?

Kalo ada kesempatan buat ikut test drive/ test ride, mau cobain jenis apa?


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa