Geger Solar Subsidi Langka, Pertamina Sebut Distribusinya Sudah Maksimal, Stok Aman Sampai 20 Hari

Harun Rasyid - Selasa, 22 Maret 2022 | 13:53 WIB
Ilustrasi Kelangkaan solar membuat antrian mengular di SPBU Cibolang Sukabumi beberapa waktu lalu.
Ntmcpolri.com
Ilustrasi Kelangkaan solar membuat antrian mengular di SPBU Cibolang Sukabumi beberapa waktu lalu.

GridOto.com - Kelangkaan Solar subsidi Pertamina dilaporkan terjadi di berbagai daerah semisal Bogor, Sukabumi, Makassar, Riau, hingga Labuhanbatu di Sumatera Utara.

Namun kini Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mengklaim, stok dan penyaluran BBM termasuk Solar subsidi sudah berjalan dengan maksimal.

Irto Ginting selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga mengatakan, pihaknya akan terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi di lapangan secara maksimal.

“Stok Solar subsidi secara nasional di level 20 hari, setiap hari stok sampai proses penyalurannya ke SPBU terus dimonitor secara real time. Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran Solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10%,” ujarnya dalam keterangan resmi Pertamina, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari Terminal BBM hingga ke konsumen guna memastikan BBM di SPBU selalu tersedia bagi masyarakat.

Untuk solar subsidi, Pertamina akan fokus melakukan pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang banyak membutuhkannya.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan panic buying. Pembelian BBM kami imbau untuk tetap sesuai dengan kebutuhan dan untuk tetap hemat dalam penggunaannya, mengingat saat ini harga minyak sangatlah mahal,” lanjut Irto.

Sementara itu menurut Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014, pengguna yang berhak atas solar subsidi untuk sektor transportasi adalah kendaraan bermotor pelat hitam untuk pengangkut orang atau barang, kendaraan bermotor plat kuning kecuali mobil pengangkut hasil tambang dan perkebunan dengan roda lebih dari 6.

Selain itu Solar subsidi juga diperuntukan untuk kendaraan layanan umum semisal ambulans, pemadam kebakaran, pengangkut sampah, kapal angkutan umum berbendera Indonesia, kapal perintis, serta kereta api penumpang umum dan barang.

Baca Juga: Pusing Bos! Solar Langka di Sukabumi, Antrean Truk Mengular Sampai Bikin Macet Jalan

Demi memastikan penyaluran Solar subsidi tepat sasaran, Pertamina bersama seluruh stakeholder dan pemerintah melalui BPH Migas akan terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi soal regulasi yang telah dibuat mengenai penyaluran jenis BBM tersebut.

Selain itu, diharapkan masyarakat juga semakin bijak dalam menggunakan bahan bakar sesuai spek mesin kendaraannya.

Misalnya untuk pelaku industri dan masyarakat mampu diimbau agar menggunakan BBM diesel non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex.

Truk mengisi Solar subsidi di SPBU
Dok. Pertamina
Truk mengisi Solar subsidi di SPBU


Tujuannya agar Solar subsidi bisa digunakan oleh pengguna kendaraan yang lebih berhak.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus menggandeng masyarakat, pemerintah, dan seluruh pihak dalam pengawasan Solar subsidi.

Jika di lapangan ada indikasi penyalahgunaan Solar subsidi, masyarakat bisa segera melapor langsung ke pihak berwajib.

Penindakan langsung juga berlaku bagi oknum di SPBU yang terbukti memainkan distribusi Solar subsidi atau jenis BBM lainnya.

Hai Sobi, kamu udah punya kendaraan belum?

Kamu tim yang mana?

Kamu pingin nambah kendaraan baru apa?

Kalo beli kendaraan, utamain beli yang mana dulu?

Kamu lebih milih yang mana?

Kalo ada kesempatan buat ikut test drive/ test ride, mau cobain jenis apa?


Editor : Fendi

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa