Skema Pajak Karbon Bakal Pengaruhi Penjualan Mobil Baru? GAIKINDO Justru Komentar Sebaliknya

Naufal Shafly - Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:30 WIB
Ilustrasi emisi gas buang
Carscoops.com
Ilustrasi emisi gas buang

GridOto.com - Pemerintah akan menerapkan skema pajak baru berbasis karbon mulai 16 Oktober 2021.

Hal ini tertuang pada PP nomor 73 tahun 2019, serta PP nomor 74 tahun 2021 yang menjadi revisinya.

Dengan regulasi ini, perhitungan pajak kendaraan bermotor akan menggunakan skema karbon atau emisi gas buang.

Artinya, semakin kecil emisi gas buang dari suatu kendaraan, maka akan semakin kecil juga pajak yang dikenakan untuk kendaraan tersebut.

Lantas, apakah regulasi ini akan berdampak pada penjualan mobil di Tanah Air?

Menjawab hal ini, Kukuh Kumara selaku Sekertaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memberikan penjelasannya.

Menurut Kukuh, skema pajak karbon tidak akan berpengaruh terhadap penjualan mobil baru di Tanah Air.

"Sudah kami lakukan survei, makanya diputuskan munculnya PP nomor 73 tahun 2019. Aturan itu intinya tidak berdampak kepada pasar atau industri otomotif Indonesia," jelas Kukuh dalam acara Ngovi GridOto.com, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Ada Skema Pajak Baru dan Insentif PPnBM Berakhir Tahun Ini, GAIKINDO Sebut Industri Otomotif Indonesia Sudah Tentukan Langkah


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa