Gimana Sih Awal Mula Munculnya Industri Knalpot di Kabupaten Purbalingga? Begini Ceritanya

Ruditya Yogi Wardana - Rabu, 23 Juni 2021 | 12:07 WIB
Ilustrasi pengrajin knalpot di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
Kompas.com / Andreas Lukas Altobeli
Ilustrasi pengrajin knalpot di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah

GridOto.com - Mendengar Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah jelas terbesit dengan industri knalpot yang berkembang di sana.

Sebut saja beberapa brand knalpot lokal yang berbasis di Kabupaten Purbalingga seperti Red Mufflers, DRC Racing dan lain-lain.

Hingga berbagai knalpot replika dari sejumlah brand ternama pun ada yang dibuat oleh tangan para pengrajin di wilayah ini.

Lebih menariknya lagi, Kabupaten Purbalingga sampai mendapat julukan 'Kota Knalpot' karena industri knalpotnya yang terus berkembang hingga sekarang.

Baca Juga: Terinspirasi dari Transformers, Polres Kota Kendari Sulap Puluhan Knalpot Brong Jadi Robot Raksasa

Bahkan Bupati Purbalingga periode 2000-2010, Triyono Budi Sasongko sampai memutuskan untuk membangun Patung Knalpot sebagai simbol pusat kerajinan knalpot di wilayahnya.

Namun muncul pertanyaan, bagaimana sih awal mula berkembangnya industri knalpot di Kabupaten Purbalingga?

Melansir dari Tribunjateng.com, semuanya berawal dari industri logam yang berkembang di Dusun Sayangan, Kelurahan Purbalingga Lor pada 1970 silam.

Pada saat itu, warga Dusun Sayangan memanfaatkan bahan seng yang didapatkan dari potongan drum untuk membuat peralatan rumah tangga.

Baca Juga: Yamaha R25 dan MT-25 Nembak-nembak Setelah Ganti Knalpot Racing? Coba Cek Ini


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa