Motor Standar Mau Pasang CDI Racing? Wajib Penuhi Persyaratan Ini

Uje - Jumat, 22 Januari 2021 | 11:40 WIB
CDI BRT Dualband untuk Mio perlu ubah kabel dan tonjolan pick up di magnet
Fariz/otomotifnet.com
CDI BRT Dualband untuk Mio perlu ubah kabel dan tonjolan pick up di magnet

GridOto.com - CDI racing bisa jadi pilihan untuk meningkatkan performa motor yang masih menggunakan sistem karburator.

Penggunaan CDI racing ini bisa memperbaiki kurva pengapian agar performa motor meningkat.

Tapi sebelum memasang CDI racing untuk motor harian, harus perhatikan beberapa hal.

Menurut Ricard Riesmala owner bengkel A2 Speed, untuk bisa memasang CDI racing di motor harian memang harus memenuhi beberapa syarat.

Baca Juga: Substitusi Laher Komstir Motor Keluara Lama Yamaha, Banyak yang Sama!

"Yang paling penting itu aki, tegangannya harus selalu normal," buka Ricard.

Karena memang tidak jarang aki yang lemah bikin motor yang pasang CDI racing mendadak mogok.

"CDI racing ini agak sensitif, tegangannya kurang dari 11 volt motor rawan mati, makanya disarankan juga pasang volt meter untuk memantau kondisi aki," ungkapnya.

Lanjut ke kiprok disarankan juga tetap gunakan bawaan pabriknya.

CDi racing BRT
Dok.M+
CDi racing BRT

Baca Juga: Cuma Karena Knalpot Bocor, Motor Bisa Tidak Lolos Uji Emisi?

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa