Brandstory

Konten Ini Merupakan Kerjasama Gridoto Dengan Pertamina Enduro

Malas Ganti Oli Motor, Siap-Siap Tanggung Risiko Ini Sob!

Nana Triana - Kamis, 3 Desember 2020 | 17:14 WIB
Jarang melakukan pergantian oli menyebabkan selip kopling.
Dok. Shutterstock
Jarang melakukan pergantian oli menyebabkan selip kopling.

GridOto.com - Menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari, sesungguhnya bukanlah tanpa alasan. Apalagi jika Sobat GridOto tinggal dan beraktivitas di Ibukota. Jalanan yang kerap macet di jam-jam sibuk, tentu akan lebih mudah diterobos menggunakan motor.

Motor digunakan menempuh perjalanan panjang, diajak bermanuver sulit, berakselerasi, hingga menantang panas dan hujan.

Namun sayang, kadang Sobat GridOto abai merawatnya. Perawatan yang paling sering luput dari perhatian adalah, servis berkala dan ganti oli rutin. Alhasil, motor jadi sering mengalami masalah.

Sobat GridOto pasti pernah mengalami motor kesayangan tiba-tiba ngambek. Misalnya saja, susah di-starter atau tiba-tiba tarikannya enggak enak. Dua kondisi itu membuat panik. Mood pun akhirnya memburuk selama perjalanan.

Bukan hanya kondisi-kondisi tersebut masih ada serangkaian risiko lainnya yang bisa mengganggu performa motor kalau Sobat GridOto malas melakukan pengecekan rutin dan ganti oli. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

Baca Juga: Selain Pelumasan dan Pendinginan, Ini Fungsi Oli yang Jarang Diketahui

  1. Lebih boros bensin

Pelumas atau oli berfungsi untuk melindungi mesin saat bekerja sehingga tidak terjadi kerusakan karena adanya gesekan antar komponen. Selain, itu oli dapat meningkatkan performa sehingga tarikan mesin terasa jauh lebih enteng.

Akan tetapi, oli memiliki masa pemakaian. Semakin lama digunakan oli mesin akan mengalami penurunan kemampuan untuk melumasi. Bila terus dibiarkan akselerasi motor terasa lebih berat, akhirnya konsumsi bensin jadi semakin meningkat. Tentu saja, ini membuat alokasi bujet pembelian bahan bakar jadi membengkak.

  1. Risiko turun mesin

Hanya karena jarang ganti oli, akhirnya Anda harus merogoh kocek lebih dalam karena banyak komponen mesin yang mengalami kerusakan. Mulai dari silinder head, piston, dan komponen lainnya mengalami kerusakan.

Mau tidak mau, mesin motor harus dilakukan perbaikan bahkan sampai turun mesin. Akhirnya timbul penyesalan.

Baca Juga: Oli Mobil Fully Synthetic Keluaran Wealthy, Ini Keistimewaannya

  1. Sulit di starter

Saat motor sulit untuk di-starter biasanya pemilik kendaraan langsung menebak hal tersebut terjadi karena adanya permasalahan pada komponen aki atau accu. Padahal, ada beberapa penyebab starter elektrik sulit menghidupkan mesin.

Salah satunya, yakni hilangnya kompresi pada mesin. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor termasuk kerusakan pada klep atau ring piston yang sudah melemah. Penyebabnya biasanya karena pemilik kendaraan abai untuk melakukan perawatan khususnya rutin mengganti oli.

  1. Kopling selip

Mengendarai motor dengan sistem kopling manual memang terasa lebih nikmat dan cukup responsif. Akan tetapi, kenikmatan tersebut akan seketika sirna saat kopling mengalami masalah.

Padahal kopling memiliki fungsi sangat vital, yakni sebagai sebagai pemutus dan penyalur tenaga mesin ke bagian transmisi. Seiring penggunaannya biasanya kampas kopling motor akan habis karena efek gesekan terus-menerus. 

Baca Juga: Oli Mobil Fully Synthetic Keluaran Wealthy, Ini Keistimewaannya

Bila kampas kopling habis seketika itu pula kopling akan mengalami selip sehingga motor tidak bisa berakselerasi secara sempurna.

Namun ternyata selain kampas kopling, oli juga sangat berpengaruh terhadap kinerja pada kopling, khususnya saat temperatur mesin pada puncaknya. Untuk itu sangat penting untuk menggunakan oli yang tepat sehingga mampu meningkatkan performa motor dan tentunya menjaga mesin motor agar tahan lama.

Perhatikan penggunaan oli yang tepat

Selain penggantian oli rutin dilakukan, Sobat GridOto juga mesti memperhatikan kandungan dan jenis oli motor yang digunakan. Sebab, setiap oli memiliki peruntukannya tersendiri. Salah-salah, bukan tenaga dan hemat bahan bakar yang didapat, justru motor lebih berisiko terkena pembakaran tidak sempurna.

Untuk itu, sobat bisa mencoba oli Pertamina Enduro 4T Racing yang didesain khusus untuk perlindungan sempurna motor bebek.

Oli Enduro Racing 4T Racing didesain khusus untuk perlindungan sempurna motor bebek.
Dok. Enduro
Oli Enduro Racing 4T Racing didesain khusus untuk perlindungan sempurna motor bebek.

Produk ini memiliki kekentalan SAE 10W-40 dengan tingkatan mutu API SL dan JASO MA2. Spesifikasi ini merupakan salah satu keunggulan Enduro 4T Racing karena memiliki fitur anti slip kopling terbaik untuk motor bebek dan  menjadikan tarikan motor lebih bertenaga.

Hal ini juga telah dibuktikan melalui pengujian variable speed friction test dengan friksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan top reference oil.

Tidak kalah penting, Enduro 4T Racing ini wangi Sob, bisa membuat kamu semakin pede dijalan!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Sheila Respati

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa