Bahan Bakar Buruk Bikin Sensor Oksigen Mobil Rusak, Ini Penjelasannya

Ryan Fasha - Senin, 21 September 2020 | 12:00 WIB
ilustrasi sensor oksigen (O2)
ilustrasi sensor oksigen (O2)

GridOto.com - Agar proses pembakaran lebih efisien maka pada mobil dengan teknologi injeksi seperti saat ini menggunakan banyak sensor.

Salah satu sensor yang digunakan untuk mendukung kinerja sistem injeksi adalah sensor oksigen atau sensor O2.

Sensor oksigen ini ditempatkan di bagian leher knalpot dan setelah unit catalytic converter.

Walau bisa dibilang komponen ini jarak rusak, tap kerusakan bisa saja terjadi dan salah satunya karena penggunaan bahan bakar yang buruk.

Hal ini disampaikan oleh Andy, pemilik bengkel spesialis Honda Clinic Auto Tech Support (HCATS) kepada GridOto.com.

elektroda inti sensor oksigen
ryan/gridoto.com
elektroda inti sensor oksigen

Baca Juga: Mobil Tidak Dihidupkan Lama Bikin Busi Cepat Rusak, Benarkah?

"Setiap pabrikan pasti merekomendasikan bahan bakar apa yang cocok digunakan pada mobilnya," buka Andy.

"Karena terus menerus meminum bahan bakar kualitas buruk atau tidak sesuai maka sensor oksigen ini kena imbasnya," tambah pria yang bengkelnya di Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Bahan bakar yang buruk akan menghasilkan gas buang yang kotor pula.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa