Street Manners: Kurangi Kecepatan, Jangan Malah Ngebut Ketika Lihat Lampu Kuning!

Naufal Shafly - Kamis, 2 Juli 2020 | 19:20 WIB
Ilustrasi lampu lalu lintas
Tribunnews
Ilustrasi lampu lalu lintas

GridOto.com - Banyak pengguna jalan yang masih salah kaprah dalam menyikapi lampu kuning pada alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

Jika melihat lampu kuning menyala, mereka justru menambah kecepatannya sebelum warna lampu berganti ke merah.

Tindakan ini salah besar dan jangan ditiru ya sob, karena bisa membahayakan nyawa sendiri dan juga orang lain.

"Lampu menyala kuning artinya pengguna jalan harus hati-hati. Jadi yang harus dilakukan sebenarnya mengurangi kecepatan kendaraan untuk bersiap berhenti," ucap Sony Susmana, Training Director dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) saat dihubungi GridOto.com, Kamis (2/7/2020).

Baca Juga: Street Manners : Waspada Gejala Braking Skid Saat Rem Mendadak

Sonny menjelaskan, jika pengemudi mengurangi kecepatannya saat melihat lampu kuning, hal ini akan membuat lalu lintas lebih teratur.

Ia pun menyayangkan perilaku tersebut, yang seakan telah menjadi kebiasaan bagi pengguna jalan di Indonesia.

"Faktor kebiasaan yang dilakukan pengendara selama ini, dengan alasan tanggung katanya. Itu bahaya," kata Sony.

"Pengendara seperti itu egois, karena berfikirnya ngejar waktu dan merasa masih haknya (untuk maju) saat lampu oranye," tutupnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa