Mudik Resmi Dilarang, Pendapatan Pengusaha Rental Mobil Jeblok

Wisnu Andebar - Rabu, 22 April 2020 | 11:35 WIB
Ilustrasi penggunaan mobil pribadi untuk mudik
Ilustrasi penggunaan mobil pribadi untuk mudik

GridOto.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melarang pelaksanaan mudik 2020 demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Aturan tersebut mulai diberlakukan pada 24 April 2020 mendatang.

Pelarangan itu tentu saja berdampak pada bisnis rental mobil yang mengalami penurunan omzet cukup signifikan.

Muzofar, Pemilik Mutiara Autorent di Depok, Jawa Barat mengatakan, bahwa larangan mudik dari sisi bisnis sangat merugikan, tapi demi kepentingan bersama, ia tetap menerima dan patuh terhadap aturan tersebut.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Kemenhub Langsung Buat Peraturan Serta Sanksi Untuk Pelanggar

"Lebaran tahun lalu bisa keluar 25 unit, paling banyak jenis MPV, sejak ada pelarangan mudik, belum ada satu pun yang booking," ujar Muzofar selaku pemilik Mutiara Autorent kepada GridOto.com, Rabu (22/4/2020).

Ia menjelaskan, biasanya konsumen sudah mulai melalukan booking atau pemesanan sejak awal bulan Ramadhan.

Sedangkan yang tanpa booking mulai ramai di H-7 sampai H-1 lebaran.

Menurutnya, sebelum ada virus Corona hingga pelarangan mudik, bisnis rental mobil memang sudah terdampak sejak awal tahun ketika banjir melanda wilayah Jakarta.

Baca Juga: Masih Nekat Mudik Tahun Ini, Siap-siap Disuruh Putar Balik Sama Polisi

Namun, kondisi makin diperparah sejak ada virus Corona.

"Sejak ada virus Corona omset saja sudah drop 80 persen, banyak perjalanan wisata atau trip luar kota dibatalkan," imbuhnya.

"Sekarang ditambah larangan mudik, sudah dipastikan omzet makin drop," tandasnya lagi.

Dengan kondisi yang seperti ini, ia mengaku tidak lagi fokus untuk mencari untung, tapi bagaimana caranya mempertahankan aset.

Baca Juga: Larangan Mudik Sudah Resmi, Polisi Siaga di Semua Jalan untuk Halau Pemudik

Sementara itu, hal serupa juga dirasakan PT Semesta Bolo Transindo (Sembodo Rent Car).

"Setelah pemberitahuan dilarang mudik, otomatis sangat berimbas bagi pelaku bisnis sewa mobil harian," jelas Kisnanto Hadi Pribowo, Manajer Operasional Sembodo Rent Car.

"Bisa dikatakan hampir tidak ada permintaan untuk sewa mobil pada periode lebaran nanti," sambungnya.

Meski begitu, ia menambahkan, penurunan sudah mulai terasa sejak diberlakukan masa darurat Covid-19.

"Untuk sewa mobil harian secara omzet sudah menurun jauh dari biasanya," tutupnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Hendra

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa