Tidak Selamanya Mesin Ngelitik Karena Kerusakan, Bisa Jadi Karena Ini

Radityo Herdianto - Kamis, 9 April 2020 | 18:00 WIB
Ilustrasi. Kerak di Dalam Ruang Bakar Mesin Mobil
ryan/gridoto.com
Ilustrasi. Kerak di Dalam Ruang Bakar Mesin Mobil

GridOto.com - Mesin mobil mengalami gejala ngelitik merupakan pertanda adanya masalah pada proses pembakaran di ruang bakar yang tidak sempurna.

Gejala mesin ngelitik biasanya terjadi karena adanya kerusakan sistem pengapian ruang bakar atau bahan bakar yang tidak sesuai kompresi mesin.

Namun, tidak selamanya mesin ngelitik terjadi karena adanya kerusakan, kondisi satu ini bisa juga jadi penyebabnya.

"Mobil yang terlalu sering kena macet itu bisa juga bikin mesin lebih gampang mengalami gejala ngelitik," ungkap Edwin Dwi Novianto, Service Head Auto2000 Permata Hijau kepada GridOto.com.

Menurut Edwin, mobil yang sering berada di lalu lintas macet cenderung terus berada di posisi putaran mesin yang rendah.

Ilustrasi. Jalan yang melewati gedung roboh tersebut mengalami kemacetan saat sedang dilakukan evakuasi.
Okkie/GridOto.com
Ilustrasi. Jalan yang melewati gedung roboh tersebut mengalami kemacetan saat sedang dilakukan evakuasi.

Baca Juga: Bukan Ngajak Ribut, Sesekali Geber Mesin Mobil Ada Bagusnya Juga Lho

Keseringan putaran mesin mobil rendah ini bisa mempercepat endapan kotoran karbon dari sisa proses pembakaran menjadi kerak di ruang bakar mesin.

"Lama-lama kerak di ruang bakar mesin semakin banyak, ini yang bikin mesin ngelitik," terang Edwin.

Lanjut Edwin, penumpukan kerak bisa terjadi karena suhu panas dan tekanan kompresi di ruang bakar tidak cukup besar untuk merontokkan endapan kerak.

Seharusnya mesin mobil sesekali dijalankan hingga putaran tinggi untuk mendapatkan tekanan kompresi dan suhu yang tinggi sampai bisa ikut membakar kerak keluar dari ruang bakar mesin.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa