Perangi ODOL, Mitsubishi Fuso Siapkan Paket Modifikasi Khusus

Shafly - Rabu, 12 Februari 2020 | 18:55 WIB
Ilustrasi Mitsubishi Fuso Fighter
Vedhit/GridOto.com
Ilustrasi Mitsubishi Fuso Fighter

GridOto.com - Pemerintah terus menggalakkan kampanye anti-ODOL (Over Load and Over Dimension), untuk menekan angka kecelakaan di jalan.

Beberapa APM kendaraan niaga di Indonesia turut mendukung kebijakan ini.

Tak terkecuali PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), APM yang menaungi Mitsubishi Fuso di Indonesia.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyediakan truk modifikasi, untuk mampu menampung lebih banyak muatan.

(Baca Juga: Daftar Harga Lengkap Suzuki Carry Pick Up Bekas, Mulai Rp 50 Juta, Cocok Nih Buat Pengusaha!)

"Berkaitan dengan regulasi pemerintah untuk memerangi ODOL, di 2021 bebas ODOL. Kami harus memenuhi kebutuhan konsumen dengan kendaraan yang lebih besar tapi tetap sesuai standar," ucap Duljatmono, Sales and Marketing Director KTB.

Dengan mengusung nama Custom Tailored Truck (CTT), Mitsubushi Fuso siap membantu konsumen menyesuaikan kebutuhannya.

Ilustrasi. Razia truk ODOL di Tol Palikanci, Selasa (12/11/2019).
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi. Razia truk ODOL di Tol Palikanci, Selasa (12/11/2019).


Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita, menyebut ubahan yang disediakan KTB bersifat minor, sehingga tidak mengubah main spec dari produk yang dimodifikasi.

"Misalnya truk tangki Pertamina, itu mereka mempunyai spesifikasi khusus kayak knalpotnya dipindah ke samping atau ke depan. Hal seperti itu bisa disesuaikan," ucap Kurita.

(Baca Juga: Bocoran Peserta Pameran Otomotif di Kemayoran, Ada Merek Bar)

Menurut Kurita, CTT ini sangat populer dan biasa dilakukan di negara lain, seperti misalnya di Jepang.

Konsumen juga tak perlu khawatir soal perizinan dan uji laik jalan dari modifikasi tersebut, karena semuanya sudah dicover oleh KTB.

"Untuk uji tipe pasti dibantu oleh kami, karena modifikasi ini dilakukan oleh KTB," jelasnya.

"Ini small development, bukan major development. Jadi ini kebutuhan perubahan untuk mengakomodasi kebutuhan pasar. salah satu yang sudah kami lakukan adalah saat kami melakukan perubahan varian untuk model yang lebih panjang," tambahnya.

(Baca Juga: Jembatan 'Ramayana' Dibongkar Untuk Genjot Pembangunan Tol Layang Pettarani, Target Selesai September 2020)

"Yang harus uji tipe lagi adalah ubahan seperti tenaga mesinnya berubah, itu harus registrasi baru. Atau GVW-nya berubah, itu harus uji lagi," tutupnya.

Soal harga, Duljatmono menyebut banderol yang ditawarkan relatif terjangkau bagi konsumen.

Tapi, ia enggan menyebut secara detail berapa biaya yang diperlukan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Hendra

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa