Kelebihan dan Kekurangan Dari Sistem Power Steering Hidraulis

Taufan Rizaldy Putra - Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:00 WIB
ilustrasi power steering
Ryan/GridOto.com
ilustrasi power steering

GridOto.com - Sistem power steering hidraulis menggunakan tekanan fluida yang dipompa dengan bantuan putaran mesin lewat puli.

Fluida tersebut yang membantu untuk meringankan putaran setir melalui katup-katup yang terbuka menyesuaikan input dari pengemudi.

Meski saat ini mobil modern semakin banyak menggunakan EPS (Electronic Power Steering), sistem hidraulis tentu bukan tanpa kelebihan.

Kelebihan yang utama menyoal perbaikan pada sistem power steering bila ada kerusakan.

"Kalau power steering hidraulis ada kerusakan, bisa diperbaiki atau diganti komponen yang aus saja. Kalau EPS rusak harus ganti satu mekanisme, tidak bisa diecer belinya," ungkap Adhy Santosa, punggawa Alfa Jaya Motor di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Jika mendapati rembesan oli pada komponen power steering, ada kemungkinan sil di dalamnya mengalami
RIANTO PRASETYO/Otomotifnet
Jika mendapati rembesan oli pada komponen power steering, ada kemungkinan sil di dalamnya mengalami

(Baca Juga: Power Steering VW Tiguan Allspace, Menyesuaikan Kebutuhan Pengemudi)

Karena hal itu, biaya yang harus dikeluarkan pemilik mobil dengan power steering hidraulis juga jadi lebih kecil.

"Biasanya masalah yang ditemukkan di power steering hidraulis berkutat di sil, dan biayanya untuk satu set di kisaran Rp 2 juta. Sedangkan untuk EPS satu assy itu bisa sampai lebih dari Rp 15 juta," terang Adhy.

Sedangkan untuk kekurangan sistem power steering hidraulis adalah mekanismenya yang kurang praktis dan efisien.

"Contohnya dalam hal perawatan, harus ganti oli power steering setiap interval 40.000 km," ungkap pria ramah ini.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dwi Wahyu R.

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa